#peratin#pilkades

Pilpratin Serentak di Pesisir Barat Wajib Terapkan Prokes

Pilpratin Serentak di Pesisir Barat Wajib Terapkan Prokes
Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pekon (DPMP) Pesisir Barat. Lampost.co


Krui (Lampost.co) -- Pemkab Pesisir Barat menginstruksikan kepada peratin (kepala desa) di 68 pekon yang akan melaksanakan pemilihan peratin (Pilpratin) pada 27 Juli 2022, agar mengalokasikan dana untuk pengadaan fasilitas protokol kesehatan (prokes) melalui dana desa (DD).


Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pekon (DPMP) Pesisir Barat, Nursin Chandra mengatakan, penerapan prokes diwajibkan dalam penyelenggaraan Pilpratin karena belum dicabutnya status pandemi Covid-19 di Indonesia. Pihaknya meminta 68 pekon yang akan menggelar Pilpratin untuk mengalokasikan delapan persen dana penanganan covid-19 yang memang sudah dianggarkan dari total dana desa (DD) yang diterima.

"Suratnya segera dibagikan ke pekon, sekarang masih proses segera ditandatangi oleh pimpinan (bupati atas nama sekda). Mengarahkan dalam penanggulangan covid-19 sebesar delapan persen yang memang dianggarkan dari DD untuk pengadaan fasilitas prokes seperti alat pengukur suhu tubuh, pembatas transparan pada meja panitia untuk menghindari kontak langsung antara panitia dan pemilih, masker serta sarung tangan sekali pakai," kata dia, Selasa, 31 Mei 2022.

Terpisah, anggota panitia tingkat kabupaten Pilpratin serentak 2022, Irsyan Agta menambahkan saat ini sedang proses untuk pencetakan surat suara yang akan didistribusikan ke 68 pekon yang melaksanakan pilpratin.

"Total ada 67.619 daftar pemilih tetap (DPT) di 68 pekon yang melaksanakan pilpratin serentak. Surat suara yang dicetak DPT ditambah 2,5 persen," ujarnya.

Ia menambahkan, untuk wilayah yang jauh seperti Pekon Wayharu dan Pekon Bandardalam Kecamatan Bengkunat, pendistribusian surat suara akan dilakukan pada H-4 atau H-3. Sementara bilik kotak suara dan logistik pilpratin lainnnya didistribusikan lebih dahulu ke lokasi.

EDITOR

w


loading...



Komentar


Berita Terkait