#pilkakon#pilkades

Pilkakon E-Voting di Pringsewu Tersendat-sendat

Pilkakon <i>E-Voting</i> di Pringsewu Tersendat-sendat
Camat Sukoharjo Yuli Septikawati saat memantau Pilkakon di Pekon Waringinsari Barat, Rabu, 18 Mei 2022. Lampost.co/Widodo


Pringsewu (Lampost.co) -- Pelaksanaan Pemilihan Kepala Pekon (Pilkakon) Serentak 2022 dengan cara e-voting di Pringsewu diwarnai dengan peristiwa gagal akses (koneksi) internet di sejumlah tempat pemungutan suara (TPS). Akibatnya, para pemilih belum bisa memenuhi hak suaranya hingga pukul 09.10 WIB.

Camat Sukoharjo, Yuli Saptikawati mengaku mendapatkan laporan gagal akses tersebut dari panitia di TPS 1 dan 7 di Pekon Sukoharjo I. Kendala tersebut berupa jaringan internet yang tidak bisa tehubung, sementara tim ahli infotmasi dan teknologi (IT) tidak ada di tempat.

"Kami menjalin komunikasi dengan para pendamping Pilkakon agar tim IT bisa segera bergeser ke Sukohajo I dan melakukan pembenahan. Tim IT tidak menyalahi aturan karena hanya membantu TPS yang masih mengalami kendala," ungkap Yuli, Rabu, 18 Mei 2022.

Baca: Pilkakon Sistem E-Voting Pringsewu Jadi Pionir di Lampung

Usai dibenahi, lanjut Yuli, Pilkakon di titik tersebut langsung bisa dimulai.

Menurutnya, kendala serupa juga terjadi di TPS 5 Pekon Waringinsari Barat. Layar komputer di TPS itu sangat sensitif dan terlalu mudah bergeser. Kemudian hasil atau transkip yang keluar dari mesin cetak harus diambil secara perlahan agar layar tidak ikut berubah.

"Kendala tersebut sudah bisa diatasi, hanya saja warga harus didampingi agar tidak asal pencet," katanya.

Dalam pelaksanaan Pilkakon sistem e-voting ini pemilih harus melalui tiga tahap; pertam, pemilih harus memilih calon kakon dengan cara mengklik pilihannya. Kedua, calon harus mengambil/menyobek kertas hasil menyentuh layar dari mesin cetak dan memasukkan ke kotak yang sudah disediakan, dan ketiga, pemilih harus melakukan foto tampak muka tanpa masker dengan menempelkan e-KTP di mesin foto.

EDITOR

Sobih AW Adnan


loading...



Komentar


Berita Terkait