pilkakon

Pilkakon di Pusaran Pandemi Covid-19

Pilkakon di Pusaran Pandemi Covid-19
Suasana pemilihan Pilkakon di Pekon Guring, Kecamatan Pematang Sawa, Kabupaten Tanggamus. (Dok)


TANGGAMUS (Lampost.co) -- Bagi pekon/desa yang menggelar pemilihan kepala pekon (Pilkakon), pejabat kepala pekon harus menerapkan protokol kesehatan ekstra ketat untuk menghilangkan risiko penularan Covid-19 dimasa pandemi saat ini. Mengingat angka kenaikan pasien yang terkonfirmasi positif di Kabupaten Tanggamus terus meningkat setiap harinya. 

Pejabat Kepala Pekon Guring, Kecamatan Pematang Sawa, Kabupaten Tanggamus, Amrizal mengatakan, sebagai salah satu pekon yang menyelenggarakan pilkakon, pihaknya harus menerapkan protokol kesehatan secara ketat seperti menggunakan masker, mencuci tangan sebelum pencoblosan, dan menjaga jarak untuk mencegah kerumunan atau 3M.

"Tidak menutup kemungkinan pilkakon dapat menjadi cluster penularan Covid-19. Untuk mencegah terjadinya itu, kami telah menyediakan stok masker, tempat cuci tangan, dan melakukan penyemprotan disinfektan di area pemilihan sebelum dimulai pemilihan," kata Amrizal, Kamis, 17 Desember 2020. 

Menurutnya, ada beberapa upaya atau langkah yang telah dilakukan untuk mengantisipasi penularan Covid-19 di tempat pemilihan suara (TPS) seperti melakukan rapid test kepada panitia pemilihan, melakukan sosialisasi kepada masyarakat peserta pemilih dan melakukan koordinasi kepada para calon kakon untuk tidak mengerahkan massa saat penghitungan suara.

"Perlu menanamkan kesadaran kepada masyarakat dengan memberikan edukasi yang dilakukan berkali-kali, menyosialisasikan secara terus-menerus sebelum dilakukan pencoblosan. Selain itu, kami telah menyiagakan semua perangkat pekon di-backup personel TNI/Polri untuk mencegah kericuhan yang berpotensi menciptakan kerumunan massa," tandasnya.

 

EDITOR

Ricky Marly

loading...




Komentar


Berita Terkait