DisertasiPilkada

Pilkada Tunggal Tubaba Jadi Bahan Disertasi Doktor UGM

( kata)
Pilkada Tunggal Tubaba Jadi Bahan Disertasi Doktor UGM
Junaidi, mahasiswa S3 jurusan Hukum UGM. Ahmad Sobirin


PANARAGAN (Lampost.co) -- Pemilihan kepala daerah (Pilkada) kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) pada Pilkada 2917 menarik perhatian dari seorang akademisi Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta.

Junaidi, mahasiswa S3 jurusan Hukum UGM, rela meninggalkan keluarganya di provinsi Riau untuk melakukan penelitian terkait Calon tunggal kepala daerah Kabupaten Tubaba, Umar Ahmad dan Fauzi Hasan yang menang telak melawan kotak kosong pada masa itu.

"Saya bermaksud mencari informasi dari berbagai perspektif termasuk wartawan," kata dosen di salah satu universitas negeri di Riau ini, Sabtu 16 November 2019.

Penelitiannya tersebut akan digunakan sebagai Disertasi S3 nya, yang merupakan tugas akhir jenjang Doktor atau jenjang tertinggi akademik di UGM.

"Proposal disertasi ini disetujui oleh pembimbing karena fenomena Pilkada tunggal di kabupaten ini menarik, dan di beberapa daerah cenderung ingin mengadopsi sistem ini," kata Junaidi.

Dalam disertasinya dirinya hanya akan meneliti perjalanan Pilkada tunggal dari aspek hukum selama proses pelaksanaan Pilkada serentak di kabupaten Tubaba, dan di kabupaten Pati Jawa Tengah, dengan menggali informasi dari berbagai elemen masyarakat dan instansi terkait.

Saharuddin Nur, salah satu narasumber penelitian tersebut mengatakan, bahwa Pilkada di kabupaten Tubaba merupakan salah satu cara yang sah dalam kehidupan berdemokrasi di Indonesia.

"Terlepas dari dampak positif dan negatifnya politik di Tubaba, mohon ditulis bahwa Pilkada tunggal di kabupaten ini merupakan bentuk kesepakatan bersama melalui musyawarah mufakat (Pilkada) seluruh elemen masyarakat, dan itu menurut kami sah dalam berdemokrasi," kata mantan ketua forum peduli demokrasi dan pembangunan (Forpdbang) Tubaba ini.

EDITOR

Winarko

loading...




Komentar


Berita Terkait