#pemeriksaankejati

Pidsus Kejati Periksa Tiga ASN Puskesmas Lamsel

Pidsus Kejati Periksa Tiga ASN Puskesmas Lamsel
Kasi Penerangan Hukum Kejati Lampung, Andrie W Setiawan saat memberi penjelasan penahanan tiga tersangka korupsi di Lamsel. Lampost.co/Febi Herumanika


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Penyidik bidang Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Lampung kembali melakukan pemeriksaan 3 saksi dari UPT Puskesmas pada kasus dugaan gratifikasi di Inspektorat Lampung Selatan tahun anggaran 2020, Rabu 27 Januari 2021.

Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejaksaan Tinggi Lampung Andrie W Setiawan, mengungkapkan jika hari tim penyidik kembali memeriksa tiga Aparatur Sipil Negara (ASN) dari 3 UPT Puskesmas Lamsel. Setelah beberapa hari sebelumnya melakukan pemeriksaan kepada 4 ASN UPT Puskesmas.

"Bidang Pidsus hari ini kembali memanggil 3 ASN dari Puskesmas dalam perkara dugaan gratifikasi Inspektorat Lamsel," kata dia di ruang kerjanya, Rabu(27/1).

Andrie enggan menyebutkan informasi lebih lanjut tentang informasi lebih detail para saksi ini karena menyakut aturan dan privasi pribadi seseorang.

Tentang pemeriksaan saksi dari ASN Puskesmas dalam perkara tersebut, ini merupakan pengembangan dari tim penyidik. 

"Awalnya, kan dari gratifikasi dana desa Lamsel terus berkembang ke Puskesmas. Yakinlah jika tim penyidik mempunyai alasan yang didukung bukti kuat untuk melakukan penggembangan," ujarnya.

Untuk diketahui, hingga saat ini Kejati Lampung belum menetapkan tersangka dalam kasus tersebut.

Pada November 2020, tim Kejati Lampung menggeledah kantor Inspektorat Lamsel atas dugaan penerimaan hadiah kepada pejabat Lamsel. Pada saat itu tim penyidik turut menyita dokumen dan berbagai alat komunikasi sebagai upaya pengumpulan barang bukti. 

EDITOR

Wandi Barboy

loading...




Komentar


Berita Terkait