#kuhp

PHRI Khawatir Turis Mancanegara Ogah Datang ke Indonesia Akibat RKUHP

PHRI Khawatir Turis Mancanegara Ogah Datang ke Indonesia Akibat RKUHP
Sekretaris PHRI Lampung, Friandi Indrawan. Lampost.co/Andre Prasetyo Nugroho


Bandar Lampung (lampost.co) -- Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Lampung khawatirkan ancaman pidana bagi pasangan di luar nikah menginap di hotel (check in) berujung pidana berdampak pada turis mancanegara.

Hal tersebut yang didasari pada pasal Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RKUHP) tentang perzinahan, meski kasus tersebut bersifat delik aduan.

"Kehidupan mereka dengan masyarakat kita yang menganut asas ketimuran dengan religi yang cukup kental. Kalau mereka terdampak dengan KUHAP yang ditetapkan nanti dapat mengganggu kedatangan mereka ke Indonesia," kata Sekretaris PHRI Lampung, Friandi Indrawan, Kamis, 27 Oktober 2022. 

Menurutnya, Indonesia baru saja bangkit dari pandemi Covid-19 yang mulai menarik turis.

"Kita baru recovery dari pandemi Covid-19 dan membutuhkan banyak wisatawan ke Indonesia khususnya wisatawan mancanegara," jelasnya. 

Ia juga mengklaim Lampung termasuk daerah yang cepat bangkit dibandingkan yang lain. 

"Kami masih tetap bisa survive dan tidak ada satu pun hotel yang ditutup sampai sekarang. Bahkan di 2022 ini seluruh karyawan dipekerjakan kembali," klaimnya. 

Di daerah ada aturan yang memberikan pembelajaran untuk menuntun agama masing-masing terkait tindakan asusila.

EDITOR

Effran Kurniawan


loading...



Komentar


Berita Terkait