Bos

PGSI Minta Penerapan Dana BOS Untuk Guru Dioptimalkan

PGSI Minta Penerapan Dana BOS Untuk Guru Dioptimalkan
Ilustrasi. Google images


BANDAR LAMPUNG (lampost.co) -- Persatuan Guru Swasta Indonesia (PGSI) Lampung meminta agar penerapan dana BOS untuk guru dioptimalkan. Hal itu diungkapkan oleh Ketua PGSI Lampung Asep Sudarsono, Kamis, 23 April 2020.

Ia mengungkapkan, pemerintah telah menambah kuota dalam dana BOS untuk pembayaran honor guru. Hal itu menjadi harapan bagi guru-guru honor khususnya bagi guru swasta.

Menurutnya, honor bagi guru swasta kerap kali menunggak. Tidak hanya pada masa pandemi, lanjutnya, sebelumnya pun terjadi hal serupa.

"Pemerintah telah mengeluarkan kebijakannya tinggal penerapannya saja, saya harap ini bisa optimal," kata dia.

Asep juga menjelaskan, selama ini persoalan guru swasta selalu dipinggirkan oleh pemerintah. Menurutnya, pemerintah cenderung lepas tangan dan mengembalikan persoalan itu ke yayasan.

"Padahal guru-guru di yayasan juga turut memiliki kontribusi untuk pendidikan, mestinya pemerintah juga memberikan perhatiannya," ujarnya.

Diketahui, pemerintah telah memperbolehkan sekolah menggunakan dana BOS untuk gaji guru honor sebanyak 50 persen. Sekolah diberikan kebebasan untuk penggunaan dana BOS sesuai kebutuhan sekolah.

EDITOR

Winarko

loading...




Komentar


Berita Terkait