#cpns#pppk

PGRI Minta Pemerintah Utamakan Guru yang Mengabdi dalam Seleksi PPPK

PGRI Minta Pemerintah Utamakan Guru yang Mengabdi dalam Seleksi PPPK
Tes PPPK. Istimewa


Bandar Lampung (Lampost.co) -- PB PGRI menerima 20 ribu laporan dari berbagai daerah terkait pelaksanaan seleksi PPPK. Dalam seleksi tersebut banyak guru yang mengabdi tidak lolos.

Plt Ketua PGRI Lampung, Haryanto, meminta pemerintah mengutamakan guru yang mengabdi sejak lama.

Menurutnya harus ada penilaian tersendiri bagi guru yang lama mengajar khususnya yang mencapai puluhan tahun. Sebab, jika disamakan dalam ujian, guru yang baru lulus perguruan tinggi tentu akan lebih unggul.

"Soal-soalnya dibuat sama, ya guru honor yang lama lulus dari perguruan tinggi tentu banyak yang lupa," ujarnya, Senin, 20 September 2021.

Menurutnya, harus ada indikator lain untuk seleksi guru honor yang lama mengajar. Hal tersebut untuk menyesuaikan dan membedakan dengan lulusan baru.

"Harusnya ada penilaian seperti lama pengabdian, penilaian sekolah tempatnya mengajar, dan passing grade jangan terlalu tinggi," kata dia.

Ia menjelaskan, selama ini guru honor menjadi solusi dalam masalah kekurangan guru. Namun, mereka mendapatkan kurang mendapat perhatian lebih dari pemerintah.

Haryanto juga menambahkan, ia juga banyak menerima keluhan dari para guru honor. Namun, laporan terkait PPPK dilakukan terpusat melalui PB PGRI.

EDITOR

Effran Kurniawan

loading...




Komentar


Berita Terkait