#INSENTIF

PGHM Audiensi dengan DPRD Bahas Insentif

PGHM Audiensi dengan DPRD Bahas Insentif
Audiensi PGHM Bandar Lampung bersama  Komisi IV DPRD Kota Bandar Lampung, Jumat, 21 Oktober 2022. Lampost.co/Andre Prasetyo Nugroho


Bandar Lampung (lampost.co) -- Guru honorer yang tergabung dalam Perhimpunan Guru Honorer Murni (PGHM) Bandar Lampung melakukan audiensi bersama Komisi IV DPRD Kota Bandar Lampung, Jumat, 21 Oktober 2022. Mereka membahas insentif guru honor TK sampai SMP belum diberikan oleh Pemerintah Kota Bandar Lampung sejak 2020 sampai saat ini.

Ketua PGHM Bandar Lampung Tupan mengatakan, pembayaran insentif guru honor berhenti sejak semester ke 2 2020. Apabila ditotal hingga saat ini sudah 5 semester, guru honor tidak mendapatkan insentif.

Tupan mengatakan insentif yang tersendat bila rutin dicairkan para guru honorer bisa mendapatkan Rp3 juta pertahun. Per semesternya guru honorer di Bandar Lampung bisa mendapatkan Rp1,5 juta.

Ia yakin dengan adanya audiensi ini, para anggota DPRD Kota Bandar Lampung akan memperjuangkan hak-hak guru honorer. "Karena kan komisi IV mengurusinya tentang pendidikan, sedangkan komisi II tentang anggaran, maka beliau (Ketua komisi IV DPRD Kota Bandar Lampung) akan rapat lintas komisi melalui komisi 2 sebagai untuk menentukan anggarannya," kata dia.

Sebagai anggota PGHM ia dan anggotanya akan bertahan untuk tidak sampai melakukan unjuk rasa. "Tapi tetap kami akan berjuang, berjuang, dan berjuang terus," ujarnya.

Jika tuntutan mereka tidak terpenuhi, maka PGHM Bandar Lampung akan menempuh jalur hukum melalui LBH. "Karena di situ ada hal yang sudah ditanda tangani yang harusnya sudah cair," kata dia.

EDITOR

Deni Zulniyadi


loading...



Komentar


Berita Terkait