Mabukpjr

Petugas PJR Kerik Pengguna Tol Mabuk Perjalanan

Petugas PJR Kerik Pengguna Tol Mabuk Perjalanan
Petugas PJR mengerik pengguna jalan tol. Dok Sat PJR


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Satuan Patroli Jalan Raya (Sat PJR) Ditlantas Polda Lampung mengerik sopir mobil yang sempat berhenti di bahu jalan tol trans sumatera, ruas Bakauheni-Terbanggi Besar.

Kasat PJR Ditlantas Polda Lampung, Kompol Azizal fikri, mengatakan sopir dikerik karena drop dan muntah-muntah. Awalnya sopir kendaraan Toyota Sigra putih bernomor Polisi BE 1657 JD berhenti di bahu jalan KM 111 Jalur A, pada Minggu 27 Desember 2020 siang. "Setelah kami periksa, pengendara mabuk perjalanan hingga muntah-muntah," ujarnya.

Dengan demikian, personil PJR pun membawa mobil tersebut ke rest area terdekat. "Saat tiba di rest area 116 A, pengendara penumpang diistirahatkan lalu kami kerik. Usai kondisi membaik pengendara dan penumpang melanjutkan perjalanan," ujarnya.

Dia mengimbau pengendara yang kelelahan atau sakit segera istirahat di rest area terdekat. Kemudian maksimal kecepatan kendaraan 100 km/jam atau dibawahnya, agar bisa dikendalikan ketika pecah ban.

Masyarakat juga diminta taati rambu-rambu lalu lintas dan petunjuk yang terpasang. Upaya seperti membagi pamflet informasi, hingga penggunaan speed gun (test kecepatan) ke pengendara sudah dijalankan.

Untuk pengendara yang melanggar batas kecepatan, PJR mengutamakan upaya persuasif, menyambangi pengendara dan meminta agar mengatur batas kecepatan. "Sesuai arahan Dirlantas upaya preventif dan informatif kami terus kerjakan, agar pengendara aman dan nyaman," katanya. 

EDITOR

Effran Kurniawan

loading...




Komentar


Berita Terkait