#beritalamteng#beritawaykanan

Petugas Penyuluh Agama Way Kanan Terlindungi Program BPJamsostek

Petugas Penyuluh Agama Way Kanan Terlindungi Program BPJamsostek
Penyerahan secara simbolis kartu peserta BPJamsostek kepada petugas penyuluh agama di Kabupaten Way Kanan. Dok/BPJamsostek


Way Kanan (Lampost.co): BPJS Ketenagakerjaan (BPJamsostek) Lampung Utara memberikan perlindungan kepada 103 petugas penyuluh Agama di Kabupaten Way Kanan.

Penyerahan secara simbolis tanda kepesertaan diserahkan langsung oleh Kepala BPJamsostek Lampung Utara di kantor Kementerian Agama Kabupaten Way Kanan kepada salah satu petugas penyuluh yang didampingi oleh H. Helmi.

H. Helmi memberikan apresiasi kepada BPJamsostek atas kepeduliannya terhadap para pekerja khususnya para petugas penyuluh agama di Kabupaten Way Kanan. "Saya mendukung penuh seluruh program jaminan sosial ketenagakerjaan, dan sebagai bentuk nyatanya dengan mendaftarkan seluruh Petugas Penyuluh Agama di seluruh Kecamatan yang berjumlah 103  Kecamatan di Kabupaten Way Kanan ini. Dan saya berharap dengan terdaftarnya menjadi peserta BPJamsostek tersebut para petugas penyuluh agama merasa lebih aman dan terlindungi selama melaksanakan pekerjaan sebagai penyuluh agama," ujarnya, Jumat, 24 September 2021. 

Adi Hendarto selaku kepala BPJamsostek Lampung Tengah yang merupakan cabang induk dari Kantor BPJamsostek Lampung Utara menyampaikan bahwa kegiatan tersebut dilaksanakan atas dasar bentuk kepedulian terhadap para petugas penyuluh agama yang rentan terhadap risiko kecelakaan kerja. 

"Dengan terdaftarnya 103 petugas penyuluh agama dari seluruh kecamatan yang ada di Kabupaten Way Kanan ini, kita ikut menjamin kesejahteraan sosial tenaga kerja mereka. Dengan melihat mobilitas para petugas penyuluh agama tersebut cukup tinggi sehingga penting dirasa untuk melindungi mereka dengan menjadi peserta BPJamsostek," ujar Adi.

Sementara itu, Zainal Abidin selaku Kepala BPJamsostek Lampung Utara menjelaskan bahwa setiap pekerja memiliki risiko dalam pekerjaannya masing-masing. Berdasarkan hal tersebut pihaknya menilai penting untuk melindungi atau menjamin mereka (penyuluh agama) sebagai pekerja dari segala risiko yang mungkin terjadi.

"Kami hadir disini untuk memberikan jaminan perlindungan kepada para pekerja, atas dasar tersebut kami melihat bahwa pekerjaan menjadi penyuluh agama memiliki risiko yang cukup tinggi dengan mobilitas yang cukup tinggi juga. Jadi dengan terdaftarnya para petugas penyuluh agama, maka sudah terjamin juga perlindungannya oleh BPJamsostek," pungkas Zainal.

EDITOR

Winarko

loading...




Komentar


Berita Terkait