KPUKPPS

Petugas Pemungutan Suara Langsung Diganti Bila Kena Covid-19

Petugas Pemungutan Suara Langsung Diganti Bila Kena Covid-19
Ilustrasi Medcom.id


Jakarta (Lampost.co) -- Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan mengganti petugas kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) bila positif terinfeksi covid-19.  Pergantian itu dilakukan meski petugas terkonfirmasi positif sehari sebelum pemungutan suara Rabu, 9 Desember 2020. 
 
Komisioner KPU Evi Novida Ginting mengatakan mekanisme pergantian tertuang di Peraturan KPU Nomor 36 Tahun 2018 tentang Pembentukan dan Tata Kerja Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), Panitia Pemungutan Suara (PPS), dan KPPS. Pasal 63 ayat (1) menyatakan penggantian petugas dilakukan KPU dengan memilih calon anggota PPK, PPS, dan KPPS yang ada di peringkat berikutnya pada hasil seleksi. 

Di samping itu, seluruh tempat pemungutan suara (TPS) sudah dipersiapkan sesuai protokol kesehatan, mulai tempat cuci tangan, pengukur suhu, hingga sarung tangan pemilih. KPU diminta mengantisipasi apabila lebih banyak petugas KPPS yang terpapar covid-19 dalam pelaksanaan Pemilihan Kepalda Daerah (Pilkada) 2020 yang dilangsungkan di tengah pandemi. 

Evi menegaskan seluruh jajaran KPU harus berpedoman pada protokol kesehatan. Pelaksanaan protokol kesehatan menjadi satu tanggung jawab penting yang harus dijalankan seluruh jajaran KPU sampai ke tingkat KPPS demi keselamatan dan kesehatan semua pihak. 

“Tentu menjadi satu tambahan tugas bagi KPPS,” kata Evi seperti diberitakan Mediaindonesia.com, Sabtu, 28 November 2020. 

Ketua KPU Arief Budiman menuturkan perekrutan petugas KPPS sudah selesai dan dilanjutkan dengan pelantikan pada Selasa, 24 November 2020. Mereka kemudian diberikan bimbingan teknis (bimtek) serta panduang penggunaan sistem informasi rekapitulasi (sirekap). 

Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Abhan menambahkan sejauh ini sumber daya panitia pengawas untuk TPS sudah terbentuk. Bawaslu menggelas tes cepat yang dijadwalkan pada Kamis, 26 hingga 28 November 2020. 

“Bila ada yang reaktif, kami akan koordinasi dengan satuan tugas untuk dilakukan tes usap. Kalau masih positif hingga 3 Desember 2020, akan ada penggantian pengawas TPS,” terang Abhan.  

EDITOR

Medcom

loading...




Komentar


Berita Terkait