#peternakan

Peternak di Lampung Didorong Kreatif Olah Daging Domba dan Kambing

Peternak di Lampung Didorong Kreatif Olah Daging Domba dan Kambing
Ketua Umum Himpunan Peternak Domba Kambing Indonesia (HPDKI) Provinsi Lampung, Budi Yuhanda. Istimewa


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Himpunan Peternak Domba Kambing Indonesia (HPDKI) Provinsi Lampung terus bergerak mengajak peternak kreatif mengolah daging untuk berbagai menu kuliner. Selain untuk sate dan gulai, daging tersebut bisa diolah menjadi steak.

Ketua Umum Himpunan Peternak Domba Kambing Indonesia (HPDKI) Provinsi Lampung, Budi Yuhanda menceritakan peternak domba dan kambing di Lampung memiliki potensi untuk terus berkembang. Pihaknya juga berkomunikasi dengan Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) HPDKI, Yudi Guntara di Agro Meat Shop, Bandung, Jawa Barat untuk belajar tata cara memasak steak dari daging domba dan kambing.

"Daging domba dan kambing bisa dibuat berbagai kuliner. Salah satunya dibuat steak," katanya, Sabtu, 12 Maret 2022.

Pengolahan daging kambing domba menjadi steak, dimulai dari proses pemilihan bagian daging kambing dan domba yang sesuai dan kaya protein untuk menjadi steak, kemudian pemotongan steak daging kambing domba dari ukuran besar menjadi sedang untuk dihidangkan.

Adapun alasan mengapa lebih memilih daging kambing domba, karena daging memiliki nilai gizi lebih banyak dengan setiap 100 gram daging domba terdapat 206 kalori, 17,1 gram protein, dan 14,8 gram lemak. Adapula 10 mg kalsium, 191 mg fosfor, 2,6 mg zat besi, 0,15 mg vitamin B1, serta 66,3 gram air.

"Daging domba lebih kaya protein, fosfor, zat besi, dan vitamin B1 daripada daging kambing. Walau lebih tinggi kalori dan lemak, daging domba (tanpa lemak) bisa jadi sumber protein bagi mereka yang menjalankan diet rendah lemak," katanya.

Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan serah terima SK Kepengurusan DPD HPDKI Provinsi Lampung oleh Ketua Umum DPP HPDKI, Yudi Guntara Noor kepada Budi Yuhanda sebagai Ketua dan Rosy F Daud sebagai Sekretaris DPD HPDKI Provinsi Lampung.

EDITOR

Winarko

loading...




Komentar


Berita Terkait