#peternakan#ayam

Peternak Ayam Potong di Natar Keluhkan Harga Pakan Naik Terus

Peternak Ayam Potong di Natar Keluhkan Harga Pakan Naik Terus
Peternak mandiri ayam potong di Natar mengeluhkan harga pakan dan DOC naik tinggi. Lampost.co/Febi Herumanika


Kalianda (Lampost.co) -- Peternak mandiri ayam potong jenis broiler di Kecamatan Natar Lampung Selatan, menjerit lantaran harga pakan ternak terus naik. Sementara, harga jual ayam potong justru tidak menentu.


Salah satu peternak, Yogi ditemui di lokasi ternak miliknya mengaku jika pakan ternak belakangan harganya cukup tinggi. Selain itu harga jual dari ayam malah tidak menentu.

"Tadinya pakan ternak berkisar Rp8.000 per kilogram, sekarang menjadi Rp9.000/kilogram. Mau tidak mau harus beli kalau tidak ayam mati tidak makan," ujar Yogi.

Selain pakan ternak dia juga mengeluhkan bibit ayam (DOC) ikut naik. Menurutnya, peternak sepertinya sangat mengeluhkan atas semua kenaikan harga usaha yang dia jalankan.

"Gimana mau berjalan baik usaha mandiri seperti kami ini, kalau semua harga dari mulai bibit dan pakan semua naik. Sementara harga jual turun, kami minta dinas peternakan turun tangan mengenai persoalan ini," kata dia.

Peternak lainnya Arif Hakim mengeluhkan hal yang sama sejak berapa bulan belakangan harga pakan ternak naik sangat cepat kemungkinan harga akan terus naik dari saat ini.

"Tidak menjamin sekarang ini harga pakan tetap Rp9.000 kemungkinan akan kembali naik lagi, sementara hasil panen kami dijual dengan harga tidak menentu kisaran Rp22-23 ribu 1 ekornya," ujar Arif.

Ia menambahkan, hampir semua peternak tentu mengeluhkan hal yang sama menginginkan harga pakan distabilkan kembali.

"Kami mohon kebijakan dari pemerintah untuk harga pakan dan DOC ayam diturunkan harganya supaya kami peternak mandiri ini bisa hidup," ungkapnya.

EDITOR

Winarko


loading...



Komentar


Berita Terkait