#pertanian#banjir#beritalampung

Petani Terdampak Banjir Diusulkan Dapat Bantuan

Petani Terdampak Banjir Diusulkan Dapat Bantuan
Banjir lahan pertanian di Kecamatan Palas, Lampung Selatan. Dok


Kalianda (Lampost.co) -- UPTD Pelaksanaan Penyuluhan Pertanian (P3) Kecamatan Palas, Lampung Selatan, menyampaikan aspirasi petani yang kerap menjadi langganan banjir. Untuk itu, petani setempat pun diusulkan agar mendapatkan bantuan, seperti bibit dan normalisasi saluran irigasi. 

Plt Kepala UPTD P3 Kecamatan Palas, Tarmijan, mengatakan pihaknya melaporkan persoalan tanaman padi yang terdampak banjir ke Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Lamsel. Bahkan, pihaknya meminta agar petani terdampak banjir mendapatkan bantuan benih.

"Persoalan banjir kami koordinasikan ke beberapa dinas terkait, termasuk Camat Palas. Kami laporkan ke Dinas TPH Lamsel soal tanaman padi terdampak banjir. Kami juga usulkan bantuan benih," kata dia. 

Selain itu, kata Tarmijan, pihaknya juga mengusulkan aspirasi petani terkait normalisasi beberapa saluran irigasi yang kini dangkal dan menyebabkan banjir. Usulan normalisasi itu diusulkan melalui UPTD Penguji Kontruksi dan Bangunan (PKB) Kecamatan Palas. 

"Kami usulkan supaya ada program normalisasi saluran irigasi yang menyebabkan banjir. Kami juga minta petani agar ada normalisasi jangan menuntut ganti rugi. Tentu ini akan menghambat kedepannya," kata dia. 

Sementara itu, Kepala UPTD PKB Kecamatan Palas, Selamet, mengatakan pihaknya mengusulkan perbaikan pintu dan normalisasi ke Dinas PUPR Lamsel dan Balai Besar. Namun, usulan itu belum ada yang terealisasi.

"Saya contohkan perbaikan pintu air di Desa Palasaji yang dulunya jebol. Termasuk normalisasi sungai Way Pisang kami usulkan. Tapi, hingga kini belum ada realisasinya," kata dia.

EDITOR

Effran Kurniawan

loading...




Komentar


Berita Terkait