#pertanian#petani

Petani Palas Masih Harapkan AUTP

Petani Palas Masih Harapkan AUTP
Kondisi pertanian di Desa Baliagung, Kecamatan Palas, Lampung Selatan, saat terendam banjir. Dok. Lampost.co


Kalianda (Lampost.co) -- Sejumlah petani di Kecamatan Palas, Lampung Selatan, hingga saat ini masih mengharapkan program Asuransi Usaha Tanama Padi (AUTP) tetap bergulir. Pasalnya, program jaminan tanaman padi melalui PT Jasindo itu tidak berlaku di wilayah setempat lantaran endemi bencana banjir.

Seperti yang diungkapkan, Ketua Gabungan Kelompok Tani Bali Jaya, Desa Baliagung, Dewo Aji Sastrawan. Dia mengaku petani setempat menginginkan program asuransi dari PT. Jasindo tetap berjalan.

Baca juga: Banjir Tiap Tahun, Petani di Palas Lamsel Tak Bisa Manfaatkan Asuransi Pertanian

“Kalau petani di sini masih menginginkan asuransi AUTP ini tetap berjalan. Mengingat kondisi lahan persawahan di desa kami ini masih rawan banjir dan rawan gagal panen,” kata dia, Rabu, Januari 2022.

Menurutnya, penanggulangan bencana melalui cadangan benih padi yang akan dilakukan oleh Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura dan Perekebunan Lamsel juga belum menjadi opsi yang tepat untuk menggantikan AUTP.

Sebab, selama ini bantuan yang diberikan belum bisa memberikan benih padi sesuai dengan harapan petani. Dimana, Benih yang diberikan kepada petani dengan kualitas Hibrida Unggul 2 (HU2) belum berkualitas HU1.

“Harapan petani masih pada AUTP jika mengalami puso atau gagal panen. Sebab, bantuan benih yang disalurkan belum sesuai harapan petani, masih di kualitas HU2, belum HU1,” kata dia.

Sementara itu, Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Lampung Selatan Bibit Purwanto mengatakan salah satu penyebab terhentinya AUTP lantaran wilayah Kecamatan Palas masih menjadi endemi banjir.

"Palas ini dinilai menjadi lahan persawahan endemi banjir. Saat ini kami masih terus melakukan usulan agar ada upaya normalisasi ke Balai Besar atau ada solusi lainnya untuk menggantikan program AUTP itu," kata dia.

Bibit mengatakan sampai saat ini pihaknya masih terus berupaya agar AUTP ini tetap berjalan terus menerus. Bahkan, upaya itu juga telah disampaikan ke Dinas Pertanian Provinsi Lampung.

Selain itu, pihaknya juga tengah mengupayakan peningkatan cadangan benih agar tanaman padi yang mengalami gagal panen tercover dengan bantuan benih.

“Sudah kaki sampaikan saat rapat di Provinsi, agar usulan kilamibini difasilitasi disampaikan ke Jasindo. Ya, sekarang juga kami tengah mengupayakan penambahan CBD. Meski tak dicover lagi dengan AUTP, minimal patani dapat bantuan benih,” ujarnya.

EDITOR

Winarko

loading...




Komentar


Berita Terkait