#petani#pemprov

Petani di Pesisir Barat Awam Program KPB

Petani di Pesisir Barat Awam Program KPB
Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Jaya Merata yang berada di Pekon Padanghaluan, Kecamatan Krui Selatan, Darmawan D. Lampost.co/Yon Fisoma


Krui (Lampost.co) -- Beberapa kelompok tani di Kabupaten Pesisir Barat mengaku belum menerima Kartu Petani Berjaya (KPB) yang merupakan program unggulan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung. Bahkan, sebagian di antaranya tidak mengetahui keberadaan program tersebut. 

Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Jaya Merata yang berada di Pekon Padanghaluan, Kecamatan Krui Selatan, Darmawan D mengatakan, ia bersama para petani mengeklaim belum menerima KPB hingga saat ini.  

"Kami  justru baru tahu sekarang. Selama ini belum ada sosialisasi, baik dari Dinas Pertanian maupun dari pihak terkait lainnya,"  jelas dia, Selasa, 28 Desember 2021. 

Baca: KPB Jadi Solusi Petani, Rangkul Milenial Kembangkan Potensi Daerah

 

Selama ini, kata dia, program-program Dinas Pertanian hanya berupa pemberian bantuan seperti pupuk dan alat mesin pertanian.

"Kami selaku Gapoktan pasti diberitahu untuk dilakukan rapat membahas program tersebut. Tetapi hingga hari ini tidak ada," kata Darmawan. 

Dia menilai, jika memang program tersebut benar-benar ada dan berjalan maka bisa dipastikan akan membuat petani lebih sejahtera.

"Kami juga berharap dengan adanya program tersebut nantinya petani bisa lebih meningkatkan produksi," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Pertanian Dinas Pertanian Perkebunan dan Peternakan (Distanbunnak) Kabupaten Pesisir Barat,  Yunida mengatakan, realisasi program KPB saat ini memang masih di tahap sosialisasi.

"Sehingga saat ini belum ada yang terealisasi," kata dia.

Yunida menambahkan, setelah selesai dilakukan sosialisasi, para kelompok tani akan diarahkan pada tahap pembukaan rekening masing-masing untuk kepemilikan KPB tersebut.

"Karena ini kan Program Gubernur, jadi harapan kita tahun 2022 bisa segera terealisasi," kata dia. 

EDITOR

Sobih AW Adnan

loading...




Komentar


Berita Terkait