#pupuksubsidi#pertanian#beritalampung

Petani Desa Bumiasri Lamsel Kesulitan Dapatkan Pupuk

Petani Desa Bumiasri Lamsel Kesulitan Dapatkan Pupuk
Pupuk subsidi. Ilustrasi


Kalianda (Lampost.co) – Petani di Desa Bumiasri, Kecamatan Palas, Lampung Selatan, mengaku kesulitan mendapatkan pupuk NPK bersubsidi.

Padahal, saat ini petani hendak memulai pemupukan tanaman padi yang kedua pada musim gadu 2022.

Widodo, salah satu petani, mengaku banyak petani yang belum melakukan pemupukan kedua. Sebab, sulitnya mendapatkan pupuk jenis NPK.

"Mau enggak mau pakai pupuk cair yang non subsidi. Kalau enggak segera di pupuk akan mempengaruhi pertumbuhan tanaman padi," kata Widodo, saat dihubungi, Senin, 29 Agustus 2022.

Petani lainnya, Marsono, membenarkan petani tengah kesulitan mencari pupuk, khususnya jenis NPK Phonska. Bahkan, stok pupuk tersebut tidak ada di kios resmi Penyalur Pupuk Bersubsidi.

"Petani di sini beli pupuk bersubsidi di kios resmi milik Ita di Desa Bumidaya. Kami diminta menunggu karena pemilik kios sekarang lagi tutup buku. Sementara, umur padi kami sudah 45 hari," kata dia.

Sementara itu, Ketua Gapoktan Maju Jaya Desa Bumiasri, Jaya, membenarkan petani belum mendapatkan jatah pupuk bersubsidi dari kios resmi. Padahal, petani setempat banyak yang membutuhkan pupuk NPK Phonska itu.

"Petani tinggal menunggu pendistribusian pupuk merah. Sebagian besar petani belum pemupukan kedua dan ketiga. Malah sebagian ada yang pakai nonsubsidi dan ada pula yang nyari ke tempat lain," kata dia.

EDITOR

Effran Kurniawan


loading...



Komentar


Berita Terkait