#BERITALAMPUNGSELATAN#UDANG

Petambak Udang Lamsel Merugi karena Serangan Virus Ganas  

Petambak Udang Lamsel Merugi karena Serangan Virus Ganas  
Tambak petani di pesisir timur kecamatan Ketapang, Lampung Selatan dikeringkan usai diserang virus White Sindrom (WS) dan Myo-Necrosis, Senin, 21 Maret 2021. Lampost.co/ Aan Kridolaksono.


Kalianda (lampost.co) -- Petambak udang vaname di sepanjang jalan lintas pantai timur Lampung Selatan merugi menyusul ganasnya serangan virus White Sindrom (WS) dan Myo-Necrosis sejak satu bulan terakhir ini.

Heru (38), petambak udang di Pesisir Timur, Desa Berundung, Kecamatan Ketapang, Lampung Selatan, mengatakan, virus Myo-Necrosis lebih mematikan ketimbang virus White Sindrom (WS). Menurutnya, jika terserang virus Myo, tambak udang tidak segera dipanen, maka udang akan mati dalam hitungan hari.

"Untuk menekan kerugian lebih besar lagi, maka terpaksa kami panen dini walau udang baru umur satu bulan," kata Heru kepada Lampost.co, Senin 22 Maret 2021. 

Ia menyatakan merosotnya hasil produksi udang membuat harga udang di pesisir timur Lampung Selatan mengalami kenaikan Rp5 ribu per kilogram.

"Harga udang size 100 yang tadinya Rp50 ribu naik menjadi Rp55 ribu per kilogram. Naiknya harga udang ini mungkin dipicu merosotnya hasil panen akibat serangan virus tersebut," ujarnya.

Hal senada diungkapkan Ambo Aco (38), petani tambak udang di pesisir timur desa Pematangpasir, kecamatan Ketapang. Menurutnya, serangan virus masih terus meluas hingga kini. Setidaknya puluhan hektare tanaman udang umur 15 sampai 30 hari milik petani di desanya terserang virus WS dan Myo.

"Serangan dua virus tersebut terus meluas, sehingga mengancam kerugian petambak, sementara belum ada perhatian dari dinas kelautan dan perikanan, baik itu bantuan dan lain sebagainya," kata Heru. 

Ia mengungkapkan, serangan virus tersebut menyebabkan udang mati dengan dengan bercak putih. Akibat wabah, ia mengaku mengalami kerugian sekitar Rp6 juta sampai Rp8 juta per kolam.

“Serangan virus ini susah diantisipasi. Apalagi virus Myo lebih ganas lagi. Kalau tidak segera dipanen, serangan virus Myo menyebabkan kematian udang secara serendak dalam hitungan hari," ujarnya. 

EDITOR

Wandi Barboy

loading...




Komentar


Berita Terkait