#covid-19Lampung#vaksin#sekolah

Pesawaran Perbolehkan Belajar Tatap Muka Asal Guru Sudah Divaksin

Pesawaran Perbolehkan Belajar Tatap Muka Asal Guru Sudah Divaksin
Ilustrasi. Dok. Lampost.co


Pesawaran (Lampost.co) -- Ketua Satgas Covid-19 Kabupaten Pesawaran memberikan izin pembejaran tatap muka (PTM) dilaksanakan di sekolah. Dengan catatan, seluruh guru sudah divaksin dan vaksinasi 50% murid.

Ketua Satgas covid-19 sekaligus Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona mengatakan, ada beberapa persyaratan untuk sekolah dapat menggelar salah satunya guru yang ada harus sudah vaksin, dan juga 50% muridnya juga harus sudah divaksin.

"Jadi regulasi terbaru dari pemerintah pusat itu, guru di sekolah yang akan menggelar PTM harus sudah divaksin dan juga anak murid sudah vaksin minimal 50% jumlah dari anak murid," ujarnya, Senin, 30 Agustus 2021.

Maka dari itu, lanjut Dendi, pihaknya telah melayangkan surat-surat kepada sekolah yang ada di Pesawaran untuk menginventarisir guru dan muridnya yang telah divaksin.

"Kita akan mencoba dulu bagi sekolah yang sudah menginventarisir data guru dan murid yang sudah divaksin, sehingga pelaksanaan PTM ini dapat berjalan dengan baik dan dapat menjamin keselamatan anak murid kita," ujar dia.

"Indikator PTM saat ini bukan dari data jumlah kasus terkonfirmasi maupun zonasi, melainkan dari data pengajar yang sudah vaksin, kalau sudah memenuhi syarat tersebut tentu sekolah boleh melaksanakan PTM," lanjutnya.

Dendi menambahkan dari data guru yang ada di Pesawaran hampir 8 ribu orang, sebanyak 85% telah dilakukan vaksin.

"Kemarinkan ada peraturan orang yang memiliki penyakit penyerta dan ibu hamil belum bisa dilakukan vaksin, makanya masih ada 15% yang belum dilakukan vaksin, namun karena saat ini sudah bisa maka kita akan kebut vaksinasi ke sisanya ini," katanya.

Saat ini, lanjutnya, Pemkab Pesawaran tengah memprioritaskan vaksinasi untuk anak umur 12 tahun ke atas, sehingga pelaksanaan PTM dapat segera dilangsungkan.

"Tentu pelaksanaan vaksinasi pelajar ini akan kita lanjutkan ke sekolah-sekolah lainnya, sesuai droping vaksin yang akan diberikan oleh pemerintah pusat, semakin banyak vaksin yang diberi maka kita juga semakin cepat memberikan kepada para pelajar," kata dia.

EDITOR

Winarko

loading...




Komentar


Berita Terkait