#COVID-19LAMPUNG#PESAWARAN

ASN Pesawaran ke Luar Kota Terancam Sanksi Berat

ASN Pesawaran ke Luar Kota Terancam Sanksi Berat
Ilustrasi:Medcom.id


Gedongtataan (Lampost.co) -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pesawaran akan memberikan sanksi tegas kepada para Aparatur Sipil Negara (ASN) yang masih bepergian ke luar kota pada libur Idulfitri 1442 Hijriah.

Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Pesawaran, Kesuma Dewangsa mengatakan, Pemkab Pesawaran telah mengeluarkan surat edaran terkait larangan mudik. Selanjutnya, ada surat edaran yang tidak memperbolehkan kendaraan dinas atau plat merah digunakan untuk ke luar kota.

"Kalau edaran itu masih dilanggar tentu akan kami beri sanksi kepada ASN yang tidak mengindahkan, karena edaran itu kami keluarkan untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19, dan ASN harus bisa memberikan contoh yang baik kepada masyarakat," katanya di ruang kerja, Senin, 10 Mei 2021.

Ia juga mengatakan, selain larangan untuk mudik guna memutus mata rantai covid-19 adanya juga perubahan jadwal selama libur lebaran.

"Kalau sesuai jadwalnya itu ASN akan mulai libur sejak Rabu 12-14 Mei, dan kembali masuk pada Senin 17 Mei, hal ini dilakukan guna tidak adanya waktu libur panjang yang dapat menyebabkan penambahan kasus covid-19," ujar dia.

Pada kesempatan ini juga, Sekkab mengingatkan agar masyarakat tidak melakukan kegiatan yang sifatnya berkerumun dan dapat menimbulkan klaster baru.

"Kalau bisa kegiatan berkumpul hanya dilakukan oleh keluarga besar saja. Teman, kerabat, dan yang lainnya, kalau bisa menggunakan aplikasi pendukung seperti zoom. Pada kesempatan ini saya juga mengajak seluruh masyarakat agar dapat saling mengingatkan satu sama lain, sehingga penyebaran virus corona di Pesawaran dapat terkendali," kata dia. 

EDITOR

Wandi Barboy

loading...




Komentar


Berita Terkait