#covid-19indonesia

Pesanan Peti Mati di Semarang Membeludak

Pesanan Peti Mati di Semarang Membeludak
Tangkapan layar Metro TV


Semarang (Lampost.co) -- Pemesanan peti jenazah yang membeludak menjadi bukti bahwa covid-19 nyata di Semarang, Jawa Tengah. Tercatat, sebanyak 50 peti jenazah dipesan dalam sehari.

Pesanan tak henti ini membuat kewalahan para perajin. "Sampai kita kewalahan untuk mempersiapkan atau menyediakan, khususnya pesanan dari rumah sakit," ujar perajin peti jenazah, Dani Kurniawan, dalam tayangan Primetime News Metro TV, Rabu, 23 Juni 2021.

Peti jenazah yang dipesan harus sesuai protokol penanganan pasien covid-19. Yakni, peti harus dilapisi plastik dan aluminium foil. Sedangkan di bagian penutupnya harus dilapisi lem perekat untuk menutup celah udara.

Angka kematian akibat covid-19 di Semarang dan sekitarnya mengalami lonjakan. Per 22 Juni tercatat total kematian akibat covid-19 sebanyak 3.525 kasus. Sehari sebelumnya sebanyak 3.473 kasus kematian.

Di Kota Pekalongan, ketersediaan lahan pemakaman untuk jenazah covid-19 mulai menipis. Kondisi ini terjadi setelah lebih dari sepekan terjadi lonjakan pasien covid-19.

Dalam sepekan terakhir, kematian akibat covid-19 di Pekalongan mencapai 89 kasus. Untuk mengatasi krisis lahan pemakaman ini, Pemerintah Kota Pekalongan berencana menggunakan lahan alternatif.

EDITOR

Winarko

loading...




Komentar


Berita Terkait