#PARIPURNA#BERITATUBABA

Pertumbuhan Ekonomi di Tubaba Turun

Pertumbuhan Ekonomi di Tubaba Turun
Rapat paripurna DPRD Tubaba penyampaian LKPJ Bupati tahun 2020, di gedung utama DPRD Panaragan Kecamatan Tulangbawang tengah, Senin (19/4/2021)


Panaragan (Lampost.co) -- Pada tahun anggaran 2020, Pemerintah kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) mengalami penurunan pencapaian di berbagai bidang. Pembangunan ekonomi secara makro mencapai angka minus 1,32 % merosot dari 2016-2019.

Hal itu terungkap dalam Kegiatan Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Tubaba dalam rangka Penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2020 di Ruang Rapat Utama DPRD Tiyuh Panaragan Kecamatan Tulangbawang Tengah, Senin, 19 April 2021.

Meski demikian, minus 1,32% laju pertumbuhan ini lebih baik jika dibandingkan dengan laju pertumbuhan Provinsi Lampung sebesar minus 1,67%. Angka kemiskinan di Tubaba menurun mencapai sebesar 7,39%. Penurunan angka tersebut tidak terlepas dari upaya pemerintah pusat dan daerah dalam mengatasi dampak pandemi Covid-19 melalui Program Bantuan Langsung seperti PKH serta Program Maju dan Sejahtera (Mantra).

Sedangkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) meningkat setiap tahunnya mencapai 65,97% pada 2020. Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) meningkat mencapai Rp. 39,95 juta per tahun. Nilai Rasio Gini (ketimpangan) menurun setiap tahunnya mencapai angka 0,27% pada tahun 2020.

"Pandemi ini sangat mempengaruhi anggaran Tulangbawang Barat sehingga mengalami pemotongan sebesar 15,41%. Selain itu, alokasi belanja daerah diprioritaskan untuk penanganan pandemi Covid-19, yang terdiri dari penanganan kesehatan, jaring pengaman sosial, dan penanganan dampak ekonomi," kata wakil bupati Tubaba Fauzi Hasan, di ruang kerja, Senin, 19 April 2021.

 

EDITOR

Wandi Barboy

loading...




Komentar


Berita Terkait