#ramadan#pasarmurah

Pertimbangan Pandemi, Pemkot Ragu Gelar Pasar Murah

Pertimbangan Pandemi, Pemkot Ragu Gelar Pasar Murah
Harga pangan. Ilustrasi


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung merasa ragu untuk menggelar pasar murah menjelang Ramadan. Hal itu atas pertimbangan pandemi covid-19 yang masih belum usai hingga kini.

Kepala Dinas Perdagangan Bandar Lampung, Adiansyah, mengatakan pihaknya belum dapat memastikan untuk digelarnya pasar murah pada 2021. 

"Kami setiap tahun gelar pasar murah, tetapi begitu pandemi jadi serba salah. Satu sisi ingin membantu, tetapi jangan sampai menjadi kluster baru juga. Makanya tahun lalu tidak diadakan pasar murah," ujarnya, Kamis, 25 Maret 2021. 

Sebab, jika Pemkot mengadakan pasar murah, maka akan menimbulkan antusiasme masyarakat yang tinggi dan menimbulkan kerumunan. 

"Setiap mengadakan pasar murah di lapangan besar, tetap ramai berkerumun. Susah mengendalikan warga nanti, karena Bandar Lampung ini penduduknya padat," kata dia.  

Untuk itu, lanjut dia, dalam menjamin stabilitas harga komoditas pada Ramadan, pihaknya akan mengandalkan pengawasan secara rutin di seluruh pasar tradisional. 

"Pemantauan harga dan mengecek ketersediaan barang ditingkat distributor. Kami juga mengimbau mereka untuk tidak menimbun barang, agar tidak terjadi peningkatan harga yang drastis," ujar dia. 

EDITOR

Effran Kurniawan

loading...




Komentar


Berita Terkait