#bbm#solar#pertamina

Pertamina Pastikan Stok dan Penyaluran Solar di Bandar Lampung Aman

Pertamina Pastikan Stok dan Penyaluran Solar di Bandar Lampung Aman
Petugas sedang melakukan pengisian bahan bakar di SPBU Bandar Lampung. Lampost.co/Sukisno


Bandar Lampung (Lampost.co) -- PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region (MOR) Sumbagsel memastikan stok dan penyaluran bahan bakar minyak (BBM) jenis solar di Bandar Lampung aman. Solar disebut termasuk BBM Jenis Bahan Bakar Tertentu (JBT) sehingga penyalurannya disesuaikan dengan kuota yang ditetapkan pemerintah.

Unit Manager Communication, Relation & CSR MOR II, Umar Ibnu Hasan mengatakan, pihaknya selalu melakukan pemantauan di lapangan guna memastikan ketersediaan dan penyaluran solar. Saat ini, kata dia, terdapat 35 stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) yang mendistribusikan solar subsidi kepada masyarakat di 20 kecamatan yang berada di Bandar Lampung.

"Pertamina juga  melakukan pengawasan kepada SPBU agar melakukan penyaluran solar sesuai regulasi. Kami juga melakukan pembinaan kepada SPBU jika terbukti melanggar ketentuan penyaluran solar JBT," kata Umar, Minggu, 22 Agustus 2021.

Baca: Bio Solar Kerap Kosong di SPBU Bandar Lampung

 

Ia mengatakan, solar subsidi diperuntukkan bagi masyarakat yang telah mendapatkan rekomendasi dari pihak terkait, antara lain pelaku usaha mikro dengan verifikasi dan surat rekomendasi dari Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) kabupaten/kota, kemudian nelayan dan pembudidaya ikan dengan rekomendasi pelabuhan perikanan atau Kepala SKPD provinsi/kabupaten/kota yang membidangi perikanan.

Untuk usaha pertanian, yakni petani/kelompok tani/usaha pelayanan jasa alat mesin pertanian dengan verifikasi dan rekomendasi dari lurah/kepada desa/Kepala SKPD yang membidangi pertanian dan merupakan kelompok yang diizinkan menggunakan solar subsidi. Penerangan fasilitas umum, seperti tempat ibadah, panti asuhan/panti jompo dan Puskesmas juga menjadi pengguna solar subsidi berdasarkan verifikasi dan surat rekomendasi SKPD kabupaten/kota yang membidangi.

Kendaraan bermotor, kecuali kendaraan dinas yang diatur dalam Peraturan Menteri (Permen) Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Nomor 1 Tentang Pengendalian Penggunaan BBM. Mobil ambulans, mobil jenazah, mobil pemadam kebakaran, dan mobil pengangkut sampah permasuk pengguna BBM solar subsidi. Demikian pula transportasi air motor tempel dan transportasi laut angkutan umum diperbolehkan menggunakan solar subsidi  berdasarkan rekomendasi SKPD bidang transportasi serta kuota yang ditetapkan badan pengatur.

Untuk kendaraan pribadi roda empat maksimal pembelian adalah 60 liter per hari. Sementara angkutan umum orang/barang roda empat dapat membeli solar 80 liter per hari, dan untuk angkutan umum orang/barang roda enam maksimal pembelian adalah 200 liter per hari.

Sebelum pengisian solar, petugas SPBU akan mendata nomor kendaraan, identitas diri pelanggan, dan volume pengisian BBM.

"Pertamina mengimbau kepada masyarakat untuk menggunakan BBM berkualitas dan ramah lingkungan pengganti solar seperti Dexlite dan Pertamina Dex," katanya.

EDITOR

Sobih AW Adnan

loading...




Komentar


Berita Terkait