#limbah#pencemaranlingkungan

Pertamina Sumatra Tak Mau Buru-Buru Ganti Rugi Dampak Limbah

Pertamina Sumatra Tak Mau Buru-Buru Ganti Rugi Dampak Limbah
Limbah minyak di pesisir Pantai Labuhan Maringgai Lampung Timur, Kamis 21 Juli 2022. Lampost.co/Arman Suhada


Lampung Timur (Lampost.co)-- Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DLHPKPP) Kabupaten Lampung Timur, Andi Kristanto menyatakan kebocoran pipa milik anak perusahaan Pertamina yakni PT Pertamina Hulu Energi Offshore East Sumatera (PHE OSES) telah selesai diperbaiki.

Pihaknya belum bisa memberikan jawaban terkait ganti rugi kepada nelayan atau petambak yang terkena dampak pencemaran limbah.

"Terkait ganti rugi, kami belum bicara masalah itu kemarin, itu kewenangan KLKH, yang jelas nanti pihak PT PHE OSES yang berwenang menjawab," katanya, Kamis 21 Juli 2022.

Baca Juga : Arinal Djunaidi Minta Tanggung Jawab Pertamina Sumatra

Head of Communication, Relations, CID Zona 6 PHE OSES, Indra Darmawan mengatakan pihaknya memerlukan tahapan berupa kajian dan pemeriksaan laboratoarium untuk mengkonfirmasi dampak yang timbulkan atas peristiwa tersebut.

"Kami tidak mengenyampingkan perlunya mengamati dan mengevaluasi berbagai informasi dari masyarakat,” tambahnya.

Ketua Partai Gerindra Lampung Timur, Mohammad Zakwan menuturkan pihak PT PHE OSES segera mempertimbangkan masyarakat yang terkena imbas dari limbah minyak.

"Saya menghimbau pada anak perusahaan Pertamina yaitu PT PHE OSES agar melakukan pembersihan pencemaran limbah diseluruh pesisir atau bibir pantai Lampung Timur yang terkena," ujarnya.

EDITOR

Dian Wahyu K


loading...



Komentar


Berita Terkait