#peristiwa#beritalamsel#korbanlongsor

Persoalan Bocah Tertimbun Abu Batu Diselesaikan Secara Kekeluargaan 

Persoalan Bocah Tertimbun Abu Batu Diselesaikan Secara Kekeluargaan 
Lokasi tempat kejadian bocah tertimbun abu batu di PT SJPP Desa Tanjungan, Kecamatan Katibung, Lampung Selatan, masih terpasang police line. Lampost.co/Perdhana


Kalianda (Lampost.co): Persoalan tertimbunnya seorang bocah hingga tewas di area PT Sumber Jaya Prima Perkasa (SJPP) di Dusun Tanjungbayur, Desa Tanjungan, Kecamatan Katibung, Lampung Selatan, diselesaikan secara kekeluargaan. 

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun Lampost.co, perusahaan yang terletak di tepi Jalinsum itu memiliki luas sekitar 8 hektare tidak di pagar keliling. 

PT SJPP bukan perusahaan pertambangan batu, sifatnya hanya menerima dan menampung atau stockpile batu split dan abu batu untuk dijual kembali. 

"Di sini stokcpile batu split dan abu batu, bukan tambang batu," kata pemgawas PT SJPP, Ardi saat ditemui Lampost.co, Selasa, 10 November 2020. 

Dijelaskannya, perusahaan bertanggung jawab terhadap keluarga korban yang tewas tertimbun tumpukan abu batu setinggi sekitar 4 meter. "Kami sudah berkunjung, kalau bos tidak pernah kesini," ujarnya. 

Mengenai tidak adanya pagar keliling di areal perusahaan tersebut, akan disampaikannya kepada pimpinan PT SJPP. "Nanti saya sampaikan, nama bosnya Awi," kata dia. 

Sementara itu, Kepala Desa Tanjungan Syaidir mengungkapkan kejadian tertimbunnya seorang bocah merupakan kelalaian perusahaan. "Ini perusahaan besar, harusnya di pagar keliling," ujarnya. 

Terpisah, Kapolsek Katibung AKP Defrison menjelaskan antara kedua belah pihak sudah lakukan perdamaian. "Sudah di mediasi dan berdamai, perusahaan memberikan santunan," kata dia. 

Diberitakan sebelumnya, tertimbun tumpukan abu batu seorang bocah di Dusun Tanjungbayur, Desa Tanjungan, Kecamatan Katibung, Lampung Selatan, meninggal dunia, Minggu 8 November 2020, sekitar pukul 16.00.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun lampost.co, kejadian bermula pada saat korban Akbar (11) bersama tiga orang rekannya bermain didalam PT Sumber Jaya Prima Perkasa yang terletak tidak jauh dari kediamannya. 

Keempat bocah ingusan tersebut bermain di tumpukan atau gundukan abu batu yang hampir menyerupai pasir itu dengan ketinggian 4 meter, sekitar pukul 15.00 WIB.

EDITOR

Adi Sunaryo

loading...




Komentar


Berita Terkait