#BANSOS#BERITALAMPUNGSELATAN

Perpanjangan Penyaluran BST di Lamsel Masih Wacana

Perpanjangan Penyaluran BST di Lamsel Masih Wacana
Ilustrasi. (Foto: ANTARA/Indriarto Eko)


Kalianda (Lampost.co) -- Informasi perpanjangan penyaluran Bantuan Sosial Tunai (BST) untuk keluarga penerima manfaat (KPM) di Kabupaten Lampung Selatan untuk Juni 2021, ternyata masih sebuah wacana pihak Kemensos RI. Pasalnya, pihak Dinas Sosial Lamsel hingga kini belum menerima informasi resmi, yang nantinya dijadikan rujukan pihak kabupaten untuk penyaluran bansos serupa.

Pelaksana Tugas (Plt) Kabid Bantuan dan Perlindungan Jaminan Sosial Dinas Sosial Lampung Selatan, Beny Candra, menyatakan rujukan itu membawa pengaruh terhadap Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang bersumber dari APBD Kabupaten Lampung Selatan, apakah juga akan diperpanjang sampai Juni atau untuk tahap III, periode Mei-Juni. Menurut dia, pihaknya hingga kini belum mendapatkan informasi resmi soal perpanjangan penyaluran BST atas program Kemensos RI tersebut sampai Juni.

"Informasinya memang diperpanjang sampai Juni. Tapi, ini baru lisan, sehingga belum dapat kami pastikan. Karena informasi resminya juga belum kami terima,"ujarnya, di ruang kerja, Kamis, 27 Mei 2021.

Beny menyebutkan, jumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) penerima BST di Lampung Selatan sebanyak 35.409 KPM, dengan besaran nilai bantuan Rp300.000/bulan/KPM.

"BST ini kan beda dengan BLT. Kalau yang dari pusat itu BST. Bantuan itu sifatnya untuk masyarakat yang kurang mampu. Kalau BLT itu sumber dananya dari APBD, yang sifat bantuannya untuk masyarakat yang terdampak covid-19,"katanya.

Beny juga menjelaskan, jika BST pusat tidak diperpanjang, pihaknya juga berencana tidak akan memperpanjang penyaluran BLT kabupaten, guna menghindari kecemburuan sosial. Namun, jika pusat memperpanjang penyaluran BST tersebut, daerah akan melakukan penyesuaian.

Dia merinci, jumlah KPM penerima BLT di Lampung Selatan sebanyak 5.900 KPM. Dengan nilai bantuan yang diterima KPM sama sebesar Rp300.000/bulan/KPM. Dimana, total pagu yang dianggarkan melalui APBD Tahun Anggaran 2021 untuk program tersebut mencapai Rp10,620 miliar.

"Kalau program ini (BLT Kabupaten), dianggarkan untuk 6 bulan saja, dari Januari-Juni,"jelasnya.

Beny menambahkan, untuk penyaluran BLT yang bersumber dari APBD, sudah dilakukan pencairan pada tahap I atau untuk periode bulan Januari-Febuari. Sedangkan untuk tahap II atau priode Maret-April mulai disalurkan.

"Nah, kalau untuk BLT tahap II informasinya sudah mulai disalurkan kok," ujarnya.

Beny berharap, semua jenis bantuan baik dari APBN/Pusat atau APBD/Kabupaten Lampung Selatan, dapat benar-benar digunakan sesuai kebutuhan KPM.

"Sehingga bantuan ini dapat benar-benar bermanfaat bagi masyarakat,"katanya.

EDITOR

Wandi Barboy

loading...




Komentar


Berita Terkait