Danadesalampungbarat

Bendahara Pekon Sukamulya Diduga Larikan Rp200 Juta Dana Desa

Bendahara Pekon Sukamulya Diduga Larikan Rp200 Juta Dana Desa
Dana desa. Ilustrasi


Liwa (Lampost.co) -- Bendahara Pekon (Desa) Sukamulya Kecamatan Pagardewa, Lampung Barat diduga melarikan dana desa tahap III sebesar Rp200 juta. Hal itu dilakukan usai pencairan di Jawa Barat pada Desember lalu.

Kepala Inspektorat Lampung Barat, Nukman mengatakan hal tersebut diketahuinya berdasarkan laporan peratin Sukamulya M.Yamin, Kamis 14 Januari 2021.

"Kami baru dapat laporan kalau bendahara desa itu membawa lari dana desa tahap III sebesar Rp200 juta," kata Nukman.

Ia menambahkan, saat ia menjadi Kepala Dinas PMP, pencairan dana desa harus ada rekomendasi dan pendampingan. Namun saat ini pencairan bisa dilaksanakan langsung dan kondisi itu menjadi rawan.

Padahal pencairan semestinya harus mendapat pendampingan peratin. Atas kejadian itu, kini peratin Pekon tengah melacak keberadaan bendahara desa tersebut.

Pihaknya juga masih akan berkoordinasi dengan dinas terkait dan melakukan upaya sesuai prosedur untuk menindaklanjuti kejadian tersebut.

Menanggapi hal itu, Kabid pemberdayaan Pekon Dinas PMP Lambar, Ruspel Gultom, mengatakan hingga kini bendahara yang memegang keuangan pekon tersebut tidak diketahui keberadaanya.

Menindaklanjuti hal itu, kata dia, pihaknya membuat nota dinas kepada bupati melalui Sekretaris Kabupaten untuk menyampaikan informasi tentang kasus tersebut.

Pihaknya juga ingin Inspektorat menindaklanjuti dan melakukan pemeriksaan terhadap kasus tersebut. "Permasalahan itu sudah disampaikan ke Inspektorat untuk ditindaklanjuti," kata Ruspel.

EDITOR

Effran Kurniawan

loading...




Komentar


Berita Terkait