#KejahatanSeksual#ReynhardSinaga

Perkosa 206 Pria, Hukuman Reynhard Sinaga Diperberat

Perkosa 206 Pria, Hukuman Reynhard Sinaga Diperberat
Reynhard Sinaga divonis penjara seumur hidup oleh Pengadilan Manchester, Inggris. Foto: BBC/Facebook


London (Lampost.co) -- Pemerkosa berantai Reynhard Sinaga diyakini telah menargetkan lebih dari 200 korban, 60 di antaranya masih belum teridentifikasi. Hukuman untuk pemerkosa berantai ini pun diperberat.

Reynhard, yang digambarkan sebagai pemerkosa paling produktif di Inggris, dinyatakan bersalah pada Januari karena memikat 48 pria ke flatnya di Manchester. Selama melakukan kejahatannya, dia merekam pelecehan seksual dan pemerkosaan terhadap korban.

Pihak berwenang Inggris mengatakan, hukuman penjara minimumnya telah diperpanjang dari 30 menjadi 40 tahun di Pengadilan Tinggi.

“Polisi sekarang yakin Reynhard melakukan pelanggaran seksual terhadap 206 pria,” laporan polisi, seperti dikutip BBC, Sabtu 12 Desember 2020.

Reynhard, yang adalah seorang mahasiswa pascasarjana, dalam melakukan kejahatannya akan menunggu pria meninggalkan klub malam dan bar. Kemudian dia membawa korban ke flat Princess Street di tepi pusat kota Manchester.

“Dia membius korbannya sebelum menyerang mereka dalam keadaan tidak sadar dan rekaman tindakan pemerkosaan dianggap sebagai tropi. Ketika para korban bangun, banyak yang tidak ingat apa yang telah terjadi,” sebut polisi.

“Reynhard ditangkap setelah satu korban terbangun karena dia dianiaya dan membela diri, sebelum melaporkan kejadian tersebut,” jelas pihak kepolisian.

Ketika petugas menyita telepon Reynhard, mereka menemukan ratusan jam rekaman serangan itu, sebuah penemuan yang mengarah pada peluncuran penyelidikan pemerkosaan terbesar dalam sejarah Inggris.

Reynhard tinggal di sebuah flat sewaan hanya beberapa menit berjalan kaki dari klub malam Factory 251. Persidangannya diberitahu bahwa dia biasanya mendekati para korbannya, kebanyakan pria berusia akhir belasan atau awal 20-an yang telah keluar minum-minum, di jalan dan membawa mereka kembali ke apartemennya.

Banyak yang tidak dapat mengingat apa yang terjadi, tetapi beberapa ingat diberikan minuman dan kemudian pingsan. Sebagian besar tidak menyadari bahwa mereka telah diperkosa sampai mereka dihubungi oleh polisi.

Dalam pembelaannya Reynhard Sinaga mengklaim semua aktivitas seksual dilakukan suka sama suka dan bahwa setiap pria setuju untuk difilmkan sambil berpura-pura tidur.

Menurut keterangan korban yang dibacakan di persidangan, seorang pria mengatakan Reynhard telah "menghancurkan sebagian dari hidup saya”. Sementara yang lain mengatakan dia mengalami "masa-masa di mana saya tidak bisa bangun dan menghadapi hari".

Asisten Kepala Polisi Mabs Hussain mengatakan, sebagai hasil dari bukti lebih lanjut yang "terungkap" sejak persidangan. Para penyelidik telah mengidentifikasi 23 korban lebih lanjut dan "sekarang percaya bahwa Sinaga melakukan pelanggaran seksual terhadap 206 pria".

"Kami belum mengidentifikasi sekitar 60 dari orang-orang ini dan akan mendesak siapa pun yang mengira mereka mungkin menjadi korban untuk menghubungi kami," tambah Hussain.

Setelah persidangannya selesai, kasus Sinaga dirujuk ke Pengadilan Banding oleh Jaksa Agung dengan skema hukuman yang terlalu ringan.

Hakim menolak panggilan untuk hukuman penjara seumur hidup tetapi meningkatkan waktu minimum yang harus dia habiskan di penjara. Mereka mencatat bahwa dia tidak menunjukkan penyesalan apa pun.

EDITOR

Abdul Gafur

loading...




Komentar


Berita Terkait