#kosupsi#landclearingBandara#pengamat#beritalampung

Perkara Korupsi Land clearing Bandara, Ini Kata Pengamat Hukum

Perkara Korupsi Land clearing Bandara, Ini Kata Pengamat Hukum
Edi Rifai Pengamat Hukum Unila. (Foto:Lampost/Febi)


BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Dua pakar hukum Universitas Lampung menilai kasus land cleaning Bandar Raden Intan dapat diungkap kembali oleh aparat penegak hukum baik Polda Lampung atau pun Kejaksaan Tinggi setempat. Pasalnya, menurut Yusdianto dan Edi Rifai selaku pakar hukum mengatakan siapa pun bisa melaporkan perkara ini asalkan ada bukti baru terhadap yang dilaporkan.

"Ucapan saksi di persidangan dulu yang menyebutkan ada nama lain terlibat sebagai acuan aparat Kejaksaan untuk menindak lanjutinya. ditambah ada bukti dan petunjuk baru semua bisa diselidiki," kata Yusdianto.

Aparat tidak bisa semrta-merta mengatakan bahwa kasus tersebut sudah selesai karena alasan praperadilan dimenagkan oleh tersangka dalam kasus land cleaning. " Apakah laporan itu terbukti atau tidak nantinya yang jelas aparat harus melakukan penelitian dulu sekalipun status terlapor sudah memenagkan praperadilan," katanya.

Sementara, menurut Pakar Hukum Pidana Unila Edi Rifai mengatakan dalam sebuah perkara tidak ada istilah kadaluarsa, semua bisa diungkap kembali asalkan semua unsur memenuhi baik itu adanya bukti baru, keterangan saksi, dan dugaan kerugian negara, jika unsur itu terpenuhi aparat harus melakukan langkah seperti penyelidikan bahkan bisa ditingkatkan kepenyidikan.

"Bisa saja diungkap kembali hali itu (Land clearing) asalkan betul ada bukti baru dan keterangan saksi yang mengarah bahwa ada keterkaitan yang dilakukan terlapor dalam kasus korupsi tersebut, dan aparat harus menindak lanjuti persoalan apa yang dilaporkan tersebut," katanya.

EDITOR

Febi Herumanika

loading...




Komentar


Berita Terkait