#isramikraj#toleransi

Peristiwa Isra Mikraj Mengamanatkan Sikap Toleran

Peristiwa Isra Mikraj Mengamanatkan Sikap Toleran
Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Lampung, Mohammad Bahrudin. Dok.


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Lampung mengajak masyarakat untuk memaknai peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW dengan memupuk rasa toleransi dalam kehidupan beragama, bermasyarakat, dan bernegara.

Isra Mikraj terjadi pada periode akhir kenabian di Mekkah sebelum Rasulullah hijrah ke Madinah. Isra Mikraj terjadi pada tahun pertama sebelum hijrah, yaitu antara tahun 620-621 M.

Isra Mikraj adalah dua bagian perjalanan yang dilakukan oleh Nabi Muhammad dalam waktu satu malam. Kejadian ini merupakan salah satu peristiwa penting bagi umat Islam karena pada peristiwa inilah dia mendapat perintah untuk menunaikan salat lima waktu sehari semalam.

Ketua FKUB Provinsi Lampung, Mohammad Bahrudin, mengatakan peristiwa Isra Mikraj merupakan prosesi relaksasi spiritual guna meningkatkan derajat Muhammad menjadi "insan kamil", insan paripurna, insan yang konsisten menghambakan diri hanya kepada Allah, Tuhan Yang Maha Esa.

Simbolisasinya adalah melalui pelaksanaan ritual salat lima waktu.

"Dalam hadis dipertegas, bahwa salah satu indikator insan kamil, umat terbaik dimata Allah adalah orang yang paling banyak memberikan kontribusi positif terhadap sesama, anfa'ukum linnas, bahasa hadisnya," katanya kepada Lampost.co, Kamis, 11 Maret 2021.

Dalam konteks kerukunan umat beragama, ia berharap, peringatan Isra Mikraj mampu mengingatkan umat Islam untuk bersikap toleran dalam kehidupan beragama, bermasyarakat, dan bernegara.

"Karenanya, hidup rukun dan damai dalam masyarakat yang plural merupakan sebuah keniscayaan. Inilah aplikasi dan manifestasi insan kamil pada masyaratat plural nan modern, seperti masyarakat Lampung yang kita cintai," kata Doktor Ilmu Syari’ah di Fakultas Ilmu Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Raden Intan Provinsi Lampung ini. 

EDITOR

Sobih AW Adnan

loading...




Komentar


Berita Terkait