#perhotelan#protokolkesehatan

Perhotelan Siap Dikenakan Sanksi jika Langgar Protokol Kesehatan

Perhotelan Siap Dikenakan Sanksi jika Langgar Protokol Kesehatan
Ilustrasi.Dok.Lampost.co


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Sejumlah hotel di Lampung siap menerima sanksi teguran lisan hingga pemberhentian kegiatan oleh pemerintah jika melanggar penerapan protokol kesehatan. Sebab, penerapan protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19 sangat penting.


Seperti halnya Novotel Lampung yang menyatakan siap mengikuti aturan tersebut. Pasalnya, hingga saat ini hotel yang berada di Garuntang, Bandar Lampung itu telah menerapkan protokol kesehatan dengan gamblang dan nyata. 

"Kami menerapkan semua protokol kesehatan mulai dari cek suhu tubuh, penyemprotan disinfektan hingga semua standar kesehatan diterapkan," kata Markering Communication Novotel Lampung, Ratu, kepada Lampost.co, Kamis, 27 Agustus 2020.

Bahkan, pihaknya juga telah menerima penghargaan sebagai hotel yang meerapkan protokol kesehatan untuk dunia perhotelan dengan sangat tertib dan terarah. 

Hal sama juga dilakukan Raddison Hotel. Hotel yang berdiri bersamaan dengan Mall Boemi Kedaton ini menyiapkan protokol kesehatan dari awal kehadiran pengunjung, seperti penyemprotan disinfektan dengan teratur. 

"Kami pasti menerapkan itu (prokes) karena hal tersebut menjadi bagian penting di tengah pandemi ini. Bahkan untuk kamar juga kami pastikan steril setelah berganti pengunjung atau tamu," kata Director of Sales and Marketing Hotel Radisson Lampung Kedaton, Erwin.

Pihaknya juga siap menerima sanksi dari pemerintah jika melanggar peraturan. "Kami siap diberikan sanksi, tapi dengan catatan juga kami imbau masyarakat untuk juga patuh akan aturan ini," ujarnya.

EDITOR

Muharram Candra Lugina


loading...



Komentar


Berita Terkait