#narkoba#kriminal#beritalampung

Peredaran Narkoba di Bandar Lampung Tertinggi selama 2020

Peredaran Narkoba di Bandar Lampung Tertinggi selama 2020
Gratis peredaran narkoba di Lampung. Dok BNNP Lampung


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Lampung mengungkap kasus penyalahgunaan narkoba sebanyak 1.998 selama 2020. Dari jumlah itu, Kota Bandar Lampung menempati urutan tertinggi kasus peredaran barang terlarang itu sebanyak 372 kasus. 

Berdasarkan data BNN, terdapat 2.748 tersangka terdiri dari 2.651 orang laki-laki dan 97 orang perempuan. Dengan barang bukti sabu-sabu 299.307,85 gram, ganja 497.614,42 gram, ekstasi 71.632 butir.

Sementara itu, berdasarkan wilayah peredaran narkoba itu tersebar di Mesuji 75 kasus, Lampung Tengah (176 kasus), Lampung Timur (139 kasus), Lampung Selatan (169 kasus), DIT Polda (338 kasus), Pesawaran (86 kasus), Pringsewu (131 kasus) , Tanggamus (89 kasus), Lampung Barat (45 kasus), Metro (119 kasus), Way Kanan (63 kasus), Lampung Utara (149 kasus), Tulangbawang Barat (38 kasus), Tulangbawang (107 kasus).

Dalam peredaran dengan barang bukti tersebut si estimasi biaya yang dikeluarkan untuk membeli narkotika mencapai sekitar Rp1,14 triliun selama 2020 itu. 

EDITOR

Effran Kurniawan

loading...




Komentar


Berita Terkait