#EKBIS

Perdagangan Indonesia-Tiongkok pada Triwulan I 2022 Melejit Ketimbang Tahun Lalu

Perdagangan Indonesia-Tiongkok pada Triwulan I 2022 Melejit Ketimbang Tahun Lalu
Dubes RI untuk Tiongkok, Djauhari Oratmangun. (KBRI Beijing)


Beijing (Lampost.co) -- Total perdagangan Indonesia-Tiongkok periode Triwulan I 2022 mencapai USD32,76 miliar. Angka ini tumbuh sebesar 31,14 persen dibanding tahun lalu.
 
"Total nilai ekspor Indonesia ke Tiongkok periode ini mencapai USD16,28 miliar, atau tumbuh sebesar 32,32 persen dibanding nilai total ekspor tahun lalu dalam periode yang sama," kata KBRI Beijing dalam keterangan pers yang diterima Medcom.id, Sabtu, 28 Mei 2022.
 
KBRI Beijing mencatat ada lonjakan ekspor secara signifikan dalam periode ini dibanding nilai ekspor tahun lalu.


Produk-produk yang mengalami lonjakan ekspor, yaitu besi dan baja, bijih logam, aneka produk kimia, nikel dan turunannya, bahan kimia organik, biji dan buah mengandung minyak , logam tidak mulia, dan lainnya, termasuk serat tekstil nabati.
 
Total nilai impor Indonesia dari Tiongkok di periode ini juga mengalami peningkatan sebesar 30 persen. Angka yang tercatat senilai USD16,47 miliar.
 
KBRI juga menambahkan, tercatat defisit perdagangan dari Tiongkok sebesar USD190,79 juta. Meski demikian, kata mereka, nilai defisit perdagangan terus mengalami penurunan. Pada Triwulan I 2022, penurunan nilai defisit mencapai 47,99 persen.

Baca juga: AS-Tiongkok Teken Perjanjian Perdagangan Fase Satu
 
Sementara itu, sesuai rilis Kementerian Investasi/BKPM RI pada 27 April 2022, investasi Tiongkok di Indonesia pada Triwulan I 2022 di Indonesia tercatat sebesar USD1,4 miliar, meningkat 40 persen tahun demi tahun.
 
Pada Triwulan I 2021, realisasi investasi Tiongkok mencapai sebesar USD1 miliar. "Dengan angka tersebut, Tiongkok menjadi negara investor ketiga terbesar di Indonesia setelah Singapura dan Hong Kong," pungkas mereka.

EDITOR

Wandi Barboy


loading...



Komentar


Berita Terkait