Polseklsmpemerasan

Peras Kades, 3 Oknum LSM Terjaring OTT

Peras Kades, 3 Oknum LSM Terjaring OTT
Tiga oknum LSM yang ditangkap Polsek Abungbarat dalam kasus pemerasan kepala desa. Dok Polsek


Kotabumi (Lampost.co) -- Polsek Abungbarat, Lampung Utara menetapkan tersangka dan menahan tiga oknum LSM. 

Tersangka Joni Padli (39), ketua LSM gabungan lembaga anti korupsi (Galaksi) Kotabumi, Sarwani (35), bendahara, dan Amir Hasan (34), anggota LSM tersebut, diringkus dalam operasi tangkap tangan yang memeras Kepala Desa Kamplas, Kecamatan Abung Barat, Suherman, sebesar Rp3 juta.

"Tiga oknum LSM kami tetapkan menjadi tersangka dan ditahan guna proses hukum lebih lanjut," kata Iptu Onok Karyono, Kapolsek Abung Selatan, Lampung Utara kepada Lampost.co, Jumat, 25 Desember 2020. 

Dalam penanganan kasus tersebut, pihaknya juga menyita barang bukti berupa uang tunai Rp3 juta dan tiga kartu anggota LSM Galaksi serta surat laporan temuan LSM Galaksi yang ditujukan kepada Kapolres Lampung Utara. 

Selain itu, barang bukti lainya berupa surat konfirmasi dari kades Kamplas tentang pembangunan sumber dana desa 2020 dan Bumdes 2018 serta tiga buah Hp milik tersangka. "Mereka ditangkap saat sedang melakukan pemerasan di rumah kepala desa," kata Kapolsek. 

Dia menguraikan, pemerasan tersebut bermula pada 21 Desember 2020. Tersangka Joni Padli, menghubungi korban Suherman, kepala Desa Kamplas meminta untuk bertemu di kantornya, Desa Madukoro Kotabumi Utara.

Alasannya, pihaknya memiliki temuan korupsi dana desa dan bumdes. Saat korban menemui tersangka, ketiganya mengancam hasil temuan akan dilaporkan ke Polres Lampung Utara, jika tidak memberikan uang Rp20 juta.

Merasa takut, kata Kapolsek, korban pun meminta keringanan dan menyanggupi dengan mahar Rp7 juta. Namun, saat itu korban tidak memiliki uang dan minta waktu sehari.

Pada 22 Desember 2020, tersangka Joni Padli, menyuruh tersangka Sarwani, untuk mengambil uang di rumah korban sebesar Rp5 juta. Sementara korban baru memiliki uang sebesar Rp3 juta dan kekurangan akan ditransfer. "Tapi saat itu juga tersangka kami tangakap," kata dia.

EDITOR

Effran Kurniawan

loading...




Komentar


Berita Terkait