#pilkades#beritalampung

Perangkat Desa Dilarang Ikut Kampanye

Perangkat Desa Dilarang Ikut Kampanye
Kabid Pengembangan dan Administrasi Pemerintah Desa, Dinas PMD Mesuji, Suryadi (tengah) sosialisasikan tahapan kampanye kepada masyarakat Desa Sritanjung, Kecamatan Tanjung raya, Mesuji. Lampost.co/Ridwan Anas


Mesuji (Lampost.co) -- Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) memperingatkan perangkat desa untuk tidak ikut berkampanye dalam pemilihan kepala desa (Pilkades).

Kabid Pengembangan dan Administrasi Pemerintah Desa Dinas PMD Mesuji, Suryadi, menerangkan masa kampanye Pilkades berlangsung selama 26, 27, dan 28 November 2021. 

"Kami melakukan sosialisasi ke panitia hingga tingkat desa, KPPS. Apa yang dilarang, salah satunya melibatkan perangkat desa, politik uang, termasuk materi lainnya. Itu diatur dalam Perbup No. 20 Tahun 2021," jelas Suryadi. 

Sementara pada 29, 30, 31 November 2021, lanjut Suryadi, menjadi masa tenang sehingga segala aktifitas kampanye dihentikan, baik pertemuan, pemasangan alat peraga kampanye, hingga penyebaran bahan kampanye seperti brosur dan semacamnya . 

"Sanksi dimulai dari peringatan tertulis. Jika ada calon yang melanggar protokol kesehatan, ada teguran tertulis selama dua tahap, dan diskualifikasi," tegas Suryadi. 

Pilkades Mesuji akan digelar pada 57 desa di 7 kecamatan dan diikuti 163 calon kepala desa. 

EDITOR

Effran Kurniawan

loading...




Komentar


Berita Terkait