#Perampokan#begal

Perampok di Lampung Tengah Tewas Ditembak Polisi

Perampok di Lampung Tengah Tewas Ditembak Polisi
Polres Lampung Tengah menggelar konferensi pers pengungkapan kasus di Mapolres Lamteng, Jumat, 21 Mei 2021. Dok Polres 


Gunungsugih (Lampost.co) -- Tim Tekab 308 Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Lampung Tengah (Lamteng) mengungkap pelaku kasus perampokan di sejumlah tempat. Tersangka berinisial ES alias Jarwo (41) ditembak petugas karena melawan saat ditangkap. 

Kapolres Lamteng AKBP Popon Ardianto Sunggoro mengatakan, pelaku merupakan residivis yang masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) perampokan toko emas di wilayah Padang Ratu pada akhir Oktober 2012. Dalam kasus ini, korban bernama Handoyo tertembak.

Kemudian, ES juga terlibat perampokan mobil boks di Jalan Kampung Tanjung Jaya, Bangun Rejo dengan korban Budi Faharjo, warga Megelangan Kota Metro. Dari perampokan itu, pelaku berhasil menggondol uang sebesar Rp100 juta. Mereka juga merampok toko Multim M di Punggur dan merampas uang sebesar Rp38 juta.

Penangkapan ES dilakukan di rumah istri mudanya di Desa Tempuran, Kecamatan Trimurjo, Lamteng. Saat dikepung, pelaku berlari ke samping rumah dan karena terdesak mengeluarkan senjata api untuk melawan anggota yang melakukan penyergapan. 

"Petugas dengan sigap langsung melakukan tindakan tegas terukur dan dapat dilumpuhkan. Selanjutnya pelaku dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan perawatan, namun nyawanya tidak dapat tertolong," kata Popon, dalam konferensi pers yang digelar di Mapolres Lamteng, Jumat, 21 Mei 2021. 

Baca: Kapolda: Begal Tembak Saja, Saya Bertanggung Jawab

 

Dari hasil penangkapan, petugas berhasil meyita senjata api rakitan jenis revolver warna stainless dengan empat butir amunisi aktif kaliber 5,56. Polisi juga menyita KTP dan kartu ATM

"Petugas juga menyita sepeda motor yang digunakan pelaku untuk melakukan kejahatannya di Bangun Rejo," kata dia.

Pelaku ES merupakan komplotan resedivis curat dan curas yang beranggotakan empat orang. Saat ini petugas masih melakukan pengejaran terhadap tiga orang lainnya.

"Kami akan melakukan tindakan tegas terukur terhadap pelaku-pelaku kriminal C3 (Pencurian dengan kekerasan, pencurian dengan pemberatan, dan pencurian sepeda motor) yang melakukan aksinya di Lampung Tengah," katanya. 

EDITOR

Sobih AW Adnan

loading...




Komentar


Berita Terkait