#Ekonomi#perajinBambu

Perajin Pondok Bambu Bersiap Pesanan Meningkat Lagi

Perajin Pondok Bambu Bersiap Pesanan Meningkat Lagi
Pengrajin bambu tengah mengerjaan pondokan atau gazebo. (Foto:Lampost/Salda Andala)


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Kerajinan berbahan bambu mulai menggrliat kembali seiring penurunan level PPKM di Kota Tapis berseri. Hal ini yang diraskan Kasman, warga Kedaung, Kecamatan Kemiling, Bandar Lampung yang berprofesi sebagai perajin pondok bambu.

Setelah hampir dua tahun sejak pendemi virus covid-19 menghantui kota Tapis Berseri, usaha yang ia geluti sejak tahun 2000 mulai terpuruk, pesenan berkurang bahkan tidak sama sekali.

Ia menceritakan, berbulan-bulan tidak mendapat pesanan pondok dari bambu hitam (Gazebo), bahkan rumpunan bambu yang sudah ia beli dari perkebunan sampai buruk, tak terpakai.

"Pernah beberapa bulan tidak ada pesanan, karena pendemi memukul berbagai sektor, kami pun terdampak akibat covid-19," katanya Jumat, 22 Oktober 2021.

Bahkan, saat itu ia mulai banting stir, mencari pemasukan lain untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Dengan bekerja di kebun dan menjadi buruh upah untuk mendapatkan sesuap nasi.

"Sudah pernah buat banyak gazebo, namun tidak ada yang pesan ya buruk aja gak terpakai, tapi sekarang alhamdulillah mulai bangkit lagi, apalagi mau tahun baru biasanya ada aja pesanan," katanya.

Ia mengatakan, sebelum pendemi pernah kebanjiran pesanan sampai ke luar Bandar Lampung yakni Pringsewu, Tulangbawang, dan Lampung Barat. Dalam satu hari bisa mengirimkan lima gazebo.

Untuk satu gazebo ukuran 2m X 1,5 m pengerjaan sampai satu pekan, dengan harga yang beragam mulai dari dua jutaan sampai tiga jutaan.

"Satu pondok kurang lebih tahan 3 sampai 5 tahun, dengan harga kisaran mulai dari Rp2 juta," katanya.

Ia berharap pendemi virus covid-19 di Indonesia berlalu agar ekonomi bangkit kembali, sehingga pesanan gazebo mulai berdatangan. Terlebih menyambut tahun baru biasanya pesanan pondok untuk di pantai berdatangan.

"Kalau tahun baru ini biasanya ada pesanan dari pengusaha pantai untuk pondok mereka, ini kami siap-siap buat pondok, berharap ada yang pesan, tinggal dibawa," katanya.

EDITOR

Sri Agustina

loading...




Komentar


Berita Terkait