#beritalampung#beritalampungterkini#kekerasansiswa#kekerasandisekolah

Penyidik Polresta Periksa Guru SMA Global Madani soal Kekerasan kepada Siswa

Penyidik Polresta Periksa Guru SMA Global Madani soal Kekerasan kepada Siswa
Ilustrasi. Dok


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Satreskrim Polresta Bandar Lampung memanggil terlapor yang diduga melakukan kekerasan terhadap siswa di SMA Global Madani, Bandar Lampung, Kamis, 20 Oktober 2022. Pemanggilan terlapor EK,  guru Sejarah SMA Global Madani, untuk dimintai keterangan.

Namun, Kasat Reskrim Polresta Bandar Lampung Kompol Dennis Arya Putra belum bisa memberikan kesimpulan karena masih dalam penyelidikan. "Belum bisa disampaikan," ujarnya.

Baca juga: Dosen Unsri Diperiksa KPK 

Sebelumnya, Rabu, 19 Oktober 2022, Ketua Yayasan Pendidikan Global Madani (GM) Prof. Abdul Kadir Salam membantah adanya penganiayaan terhadap siswa berinisial ASW. Insiden tersebut hanya kesalahanpahaman dan bentuk penegakan disiplin guru.

Menurut dia, tidak ada kekerasan maupun penganiayaan yang dilakukan guru Sejarah EK kepada ASW.  Pada saat itu guru mencoba mengingatkan siswa agar disiplin saat upacara.

“Namun, siswa tersebut terkesan tidak mengindahkan dan terjadi kesalahpahaman. Melihat hal itu, dewan guru langsung melerai dan mendamaikan kedua pihak hingga diselesaikan di tempat,” katanya.

Tante korban Yeni Anggraini (24) mengatakan peristiwa itu terjadi di halaman usai upacara sekolah. Saat itu keponakannya itu sedang asyik mengobrol bersama dua temannya.

"Kalau dari cerita keponakan saya, lagi ngobrol bertiga usai upacara tiba-tiba guru inisial EK datang menghampiri," katanya.

Setelah itu, EK tanpa berbicara panjang lebar melakukan kekerasan dengan cara membenturkan kepala ke kepala keponakannya. "Diadu kepala gitu sampai memar pelipis kiri keponakan saya," katanya.

EDITOR

Muharram Candra Lugina


loading...



Komentar


Berita Terkait