#penyelundupanhewan#pelabuhanbakauheni

Penyelundupan 720 Kg Daging Celeng Digagalkan di Pelabuhan Bakauheni

Penyelundupan 720 Kg Daging Celeng Digagalkan di Pelabuhan Bakauheni
Barang bukti ratusan kilogram daging celeng tanpa dokumen yang sah diamankan di KSKP Bakauheni. Dok Polres Lamsel


Kalianda (lampost.co) -- Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan Bakauheni menggagalkan penyelundupan 720 Kg daging celeng di areal pemeriksaan Seaport Interdiction Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, Rabu, 6 April 2022. 

Daging celeng itu dibawa dari Mannak, Bengkulu Selatan menuju Bekasi, Jawa Barat, tanpa dilengkapi dokumen sah. 

Kepala KSKP Bakauheni, AKP Ridho Rafika, menjelaskan ratusan kilogram daging celeng diangkut menggunakan minibus B 9790 NRU. 

"Saat dilakukan pemeriksaan rutin, ditemukan daging celeng," ujar Ridho, Kamis, 7 April 2022. 

Dalam penyelundupan itu, pihaknya juga mengamankan Steven Tobalie Situmorang (21), warga Kecamata Air Nipis, Bengkulu Selatan, dan Robert Hardianto Pasaribu (38), warga Padang Kapuk, Kecamatan Kota Manak, Bengkulu Selatan.

"Dua orang didalam minibus diamankan untuk diminta keterangan," katanya. 

Berdasarkan keterangan keduanya, upah pengiriman daging celeng itu diberikan Rp1 juta. "Upah dibayar setelah barang sampai ke alamat tujuan," ujarnya. 

Dia melanjutkan, pengirim daging celeng tanpa dokumen yang sah melanggar Pasal 88 huruf a dan c UU RI No. 21 Tahun 2019 tentang Karantina Hewan, Ikan Dan Tumbuhan. "Kami sedang koordinasi dengan Balai Karantina Wilker Bakauheni," ujar dia. 

EDITOR

Effran Kurniawan

loading...




Komentar


Berita Terkait