#beritalampung#beritalampungterkini#sbltbbm#

Penyaluran BLT BBM di Lampung Sudah Menyentuh 98,65 Persen

Penyaluran BLT BBM di Lampung Sudah Menyentuh 98,65 Persen
Ilustrasi. Dok


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Bantuan langsung tunai bahan bakar minyak (BLT BBM) di Lampung yang sudah disalurkan melalui Kantor Pos Indonesia hingga Senin, 3 Oktober 2022, sudah 98,65 persen. Nilai penyaluran tersebut cukup menyeluruh karena sudah menyentuh angka rata-rata penyaluran skala nasional.

"Alhamdulillah sudah mencapai 98,65 persen. Nilai ini sama saja sudah menyentuh ke 778.025 keluarga penerima manfaat (KPM) dengan total keseluruhan penerima BLT BBM 788.640 KPM," kata Kepala Dinas Sosial Lampung, Aswarodi, saat ditemui di Kantor Dinas Sosial, Senin, 3 Oktober 2022.

Dia menambahkan hingga kini masih ada 615 KPM yang belum mengambil bantuan dengan nilai Rp300 ribu/KPM tersebut. Namun, hal tersebut didasari sejumlah faktor.

Baca juga: Penerima BLT DD di Padangcermin Wajib Tunjukkan Kartu Vaksin 

"Biasanya penyaluran tidak 100 persen, bisa saja karena KPM ternyata sudah ada yang meninggal, sedang bekerja di luar kota, sakit atau ketidakpahaman dalam mengambil bantuan jni," ujarnya.

Namun, pihaknya bersama Kantor Pos Indonesia melakukan langkah taktis, salah satunya koordinasi masif dengan aparat desa untuk mendata masyarakat yang belum mengambil bantuan ke Kantor Pos.

"Jika terbukti memang yang belum ambil ini sakit atau meninggal, bisa diwakili kerabat terdekat seperti anak. Namun, jika ternyata memang tidak ada wali yang mengambil, kami akan jemput bola dengan menerjunkan tim untuk mengantarkan," katanya.

Dia memastikan KPM jangan takut jika belum mengambil uang bantuan pencegahan inflasi pasca-kenaikan BBM tersebut. Sebab, uang yang belum diambil akan tetap utuh dalam data yang sudah dipegang Kantor Pos serta Dinsos.

"Karena KPM ini ada semacam ATM yang jika uangnya belum diambil dengan alasan tertentu, uangnya tidak hangus melainkan masuk rekening pribadi yang sudah didata pemerintah," katanya.

Namun, dia mengimbau masyarakat yang belum mengambil bantuan tersebut untuk segara ke Kantor Pos. "Atau bisa lapor ke kelurahan jika membutuhkan bantuan pencairan, nanti akan diarahkan ke dinas terkait," ujarnya.

EDITOR

Muharram Candra Lugina


loading...



Komentar


Berita Terkait