#bltbbm#penaikanhargabbm#bbm

Penyaluran BLT-BBM dan Sembako Tahap II di Palas-Sragi 15 September

Penyaluran BLT-BBM dan Sembako Tahap II di Palas-Sragi 15 September
CAIRKAN BLT-BBM. Beberapa KPM saat menerima bantuan BLT-BBM dan program sembako di Kantor Pos Cabang Kecamatan Palas-Sragi, Lampung Selatan, beberapa hari lalu. Lampost.co/Armansyah


Kalianda (Lampost.co) -- Kantor Pos Indonesia Cabang Kecamatan Palas-Sragi, Lampung Selatan, dalam waktu dekat akan kembali menyalurkan bantuan langsung tunai bahan bakar minyak (BBM) dan bantuan program sembako. Kali ini, setidaknya ada 9.937 keluarga penerima manfaat (KPM) di Kecamatan Palas dan Sragi yang mendapatkan bantuan dari Kementerian Sosial.

Kepala Kantor Pos Cabang Kecamatan Palas-Sragi, Nurcholis mengungkapkan hal itu saat dihubungi melalui sambungan WhatsApp, Selasa, 13 September 2022. Dia mengatakan pihaknya akan menyalurkan bantuan BLT-BBM dan sembako untuk penyaluran tahap kedua.

"Penyaluran tahap kedua ini setidaknya ada 9.937 KPM yang mendapatkan bantuan kompensasi atas kenaikan BBM. Masing-masing KPM akan mendapatkan bantuan Rp500 ribu. Dengan rincian BLT-BBM Rp150 ribu per bulan untuk dua bulan sekaligus program sembako periode September senilai Rp200 ribu," katanya.

Baca juga: 40.924 Keluarga Miskin di Way Kanan Terima BLT BBM

Nurcholis mengatakan 9.937 KPM tersebut tersebut di dua kecamatan, yakni Kecamatan Palas 6.037 KPM dan Kecamatan Sragi 3.900 KPM. Rencananya bantuan itu disalurkan di Kantor Pos setempat mulai 15 September 2022.

"Untuk penyalurannya akan kami jadwalkan per desa dengan mengikuti protokol kesehatan Covid-19, yakni menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan," ujarnya.

Menurut Nurcholis, untuk menerima bantuan itu masing-masing KPM harus mempersiapkan persyaratan pengambilan dengan menunjukkan KTP-el atau kartu keluarga dan membawa surat pemberitahuan.

"Untuk surat pemberitahuan sudah kami sebarkan ke desa masing-masing, yakni Kecamatan Palas untuk 21 desa dan Kecamatan Sragi 10 desa," katanya.

EDITOR

Muharram Candra Lugina


loading...



Komentar


Berita Terkait