#bantuan#bansos

Penyaluran Bantuan BPUM di Lampung Tunggu Arahan Pusat

Penyaluran Bantuan BPUM di Lampung Tunggu Arahan Pusat
Ilustrasi Medcom.id


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Provinsi Lampung mengatakan rencana penyaluran Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) di tahun 2022 masih menunggu kebijakan dari Pemerintah Pusat.

"Karena memang sifatmya bantuan ini dari Kementrian Koperasi dan UMKM, jadi memang untuk kebijakannya ditentukan nanti setelah ada edaran resmi dari pusat," kata Kepala Dinas Koperasi dan UMKM, Samsurijal Ary, Jumat, 7 Januari 2022.

Sebelumnya pada tahun 2021 ia mengatakan telah mencatat ada sebanyak 232.800 pelaku UMKM di Lampung yang telah menerima BPUM. "Untuk ketentuan di tahun ini apakah akan tetap penerima lama yang menerima bantuan, atau baru kami juga belum ada imbauan," katanya.

Namun pihaknya memastikan, bahwa mekanisme penerimaan bantuan tak jauh berbeda dengan yang sebelumnya.

"Pelaku UMKM yang menerima biasanya tersebar di dua bank Himbara yakni di Bank Rakyat Indonesia (BRI) dan di Bank Negara Indonesia (BNI)," tambahnya.

Adapun ia mengatakan BPUM tersebut berdasarkan Peraturan Menteri Koperasi dan UKM nomor 2 tahun 2021 tentang Perubahan Permenkop nomor 6 tahun 2020 dana yang akan diterima sebanyak Rp1,2 juta per UMKM.

Menurutnya, diharapkan dengan adanya BPUM ini dapat digunakan untuk membantu pelaku UMKM untuk mengembangkan usahanya di tengah pandemi Covid-19 yang masih berlangsung.

"Harapannya dapat digunakan secara maksimal oleh pelaku UMKM agar usahanya tidak berhenti meski di masa Covid-19 seperti ini, sehingga dapat membantu memulihkan roda perekonomian di Lampung," ujarnya.

Berdasarkan peraturan yang tertera dalam Peraturan Menteri Koperasi dan UKM nomor 2 tahun 2021 terinci penerima BPUM haruslah warga negara Indonesia, memiliki kartu tanda penduduk, memiliki UMKM dengan bukti surat usulan calon penerima BPUM.

"Selanjutnya bukan aparatur sipil negara (ASN), anggota TNI ataupun Polri, pegawai BUMN ataupun BUMD," katanya.

Menyikapi hal tersebut, salah satu pelaku UMKM di Bandar Lampung menyambut baik lanjutan program tersebut. Dimana ia mengatakan jika bantuan sebesar Rp1,2 juta tersebut bisa untuk mengembangkan usaha.

"Bantuan lanjutan ini sangat berguna, terlebih untuk mengembangkan usaha kami. Selebihnya bisa digunakan untuk keperluan mendesak dalam usaha yang dijalani," ujar Sri, pemilik usaha Kriya Busana.

EDITOR

Winarko

loading...




Komentar


Berita Terkait