#arusbalik#masihsepi#bakauheni

Penumpang Arus Balik Pada Jumat Pagi di Bakauheni Terlihat Sepi

Penumpang Arus Balik Pada Jumat Pagi di Bakauheni Terlihat Sepi
Suasana pelabuhan Bakauheni terlihat lengang pada Jumat pagi, 6 Mei 2022. Arus balik diprediksi meningkat pada siang dan malam hari. (Foto:Lampost/Rustam Efendi)


KALIANDA (Lampost.co) -- Arus balik lebaran pada H+5 Hari Raya Idulfitri tahun 2022 atau Jumat pagi, 6 Mei 2022, terpantau sepi, baik kendaraan roda dua maupun roda empat terlihat tidak ada antrean baik di tolgate maupun di dermaga pelabuhan Bakauheni.

Berdasarkan pemantauan Lampost.co, selain kendaraan, penumpang pejalan kaki juga terpantau sepi, di depan loket, e-Tiket dan pintu masuk menuju kapal pun masih terlihat lengang.

"Biasanya mulai terjadi adanya lonjakan penumpang yang akan menuju pelabuhan Merak, Banten terjadi pada siang hingga malam hari mas, kalau pagi ini masih sepi," kata salah satu petugas ASDP cabang Bakauheni di Dermaga 1 reguler.

Berdasarkan data angkutan arus mudik lebaran PT. ASDP Cabang Bakauheni, Lampung Selatan dalam per 12 jam pada Kamis (5/5) malam pukul 20.00 WIB hingga Jumat (6/5) pukul 08.00 WIB, sudah sebanyak 111.214 penumpang arus balik lebaran dari Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan telah menyeberang menuju Pelabuhan Merak, Banten. Dengan rincian sebanyak 8.506 orang pejalan kaki dan 102.708 penumpang dalam kendaraan.

Sementara untuk jumlah kendaraan yang sudah menyeberang dari Pelabuhan Bakauheni ke Pelabuhan Merak, Banten sebanyak 24.720 unit kendaraan. Dengan rincian roda dua sebanyak 8.136 unit, roda empat pribadi 15.411 unit, bus 369 unit dan truk 804 unit. 

Sememtara armada kapal yang dioperasikan dalam per 12 jam tersebut sebanyak 42 kapal dengan 128 trip penyeberangan.

Sememtara untuk arus sebaliknya, penumpang dari Pelabuhan Merak Benten yang sudah tiba di Pelabuhan Bakauheni Lampung per 12 jam pada Kamis (5/5), Sudah sebanyak 41.114 orang dengan rincian 2.440 penumpang pejalan kaki dan 38.674 orang penumpang pejalan kaki.

Sementara untuk kendaraan yang sudah masuk ke Sumatera dari Pulau Jawa sebanyak 8.124 unit dengan rincian 1.596 unit kendaraan roda dua, 5.659 unit kendaraan roda empat, 280 unit Bis dan 589 unit Truk/ kendaraan besar. Kemudian jumlah armada yang beroprasional sebanyak 31 kapal dengan 97 trip penyerangan.


EDITOR

Sri Agustina


loading...



Komentar


Berita Terkait