#arusbalik

Penumpang Arus Balik di Pelabuhan Bakauheni Turun 97%

( kata)
Penumpang Arus Balik di Pelabuhan Bakauheni Turun 97%
Pintu gerbang Pelabuhan Bakauheni yang cukup lengang dari kendaraan.Lampost.co/Aan Kridolaksono

Kalianda (Lampost.co) -- Walau sepi, pergerakan penumpang jalan kaki yang hendak menyeberang ke Pelabuhan Merak masih terlihat di ruang tunggu loket tiket penumpang Pelabuhan Bakauheni, Selasa siang, 26 Mei 2020. Namun, jumlahnya menurun jauh dibandingkan waktu yang sama tahun lalu.

Tercatat 305 orang dan 699 unit kendaraan menyeberang ke Pelabuhan Merak selama dua hari ini. Mereka yang menyeberang merupakan penumpang yang telah memenuhi syarat setelah dilakukan pemeriksaan kesehatan oleh petugas.

Humas PT ASDP Cabang Bakauheni Syaifullahil Maslul Hararap mengatakan arus penyeberangan penumpang dan kendaraan dari Pelabuhan Bakauheni ke Merak sepi pada hari ketiga Lebaran 2020. 

Menurut dia, jumlah penumpang pejalan kaki menurun hingga 97% jika dibandingkan pada periode yang sama Lebaran tahun lalu dan kendaraan roda empat pribadi turun 98 persen. Sementara truk angkutan barang logistik naik 123%.

"Jika hari ketiga Lebaran tahun lalu jumlah penumpang arus balik mencapai 9.513 orang, hari ini hanya 305 orang atau anjlok 97%," kata Saiful kepada Lampost.co, Selasa, 26 Mei 2020.

Dia menyebutkan walau jumlah penumpang jalan kaki dan kendaraan penumpang turun dratis, jumlah truk angkutan barang dan logistik meningkat 83 persen.
 
"Kondisi akibat dampak covid-19 ini menyebabkan hanya 7 kapal yang melayani penyeberangan 305 penumpang dan 669 kendaraan tersebut," ujarnya.

Terpisah, Direktorat Lalu Lintas Polda Lampung akan melakukan penyekatan lebih ketat lagi terhadap kendaraan penumpang yang akan menyeberang ke Pelabuhan Merak, Banten, pada arus balik Lebaran 2020.

Kasat PJR Ditlantas Polda Lampung, Kompol Azizal Fikri sat ditemui di gerbang tol Bakauheni Selatan mengatakan penyekatan kendaraan akan dilaksanakan pada jalur tol pos checkpoint Km 5 Jalur B Bakauheni Selatan dan Km 8 Jalur B, Bakauheni Utara. Kemudian pada jalur arteri akses Pelabuhan Bakauheni menuju Pelabuhan Merak dan pelabuhan umum PT
Bandar Bakau Jaya akses menuju Pelabuhan BBJ Serang, Banten.

Sementara pada jalur jalinsum dilakukan penyekatan kendaraan di Kotadalam,  Kecamatan Sidomulyo dan Katibung. Sedangkan ruas jalinpantim dilakukan penyekatan di Labuhanratu dan Pasirsakti, Lampung Timur.

Pemeriksaan kendaraan asal Sumatera ke Pelabuhan Bakauheni yang akan ke Jawa saat arus balik akan dilakukan ketat. Menurt dia, hal itu mengacu pada Surat Edaran Nomor 4 Tahun 2020 tentang Kriteria Pembatasan Perjalanan dalam Rangka Percepatan Penanganan Covid-19.

"Kami akan melakukan pemeriksaan dokumen kendaraan sekaligus dokumen penyerta yang harus dilengkapi selama masa pandemi covid-19.
Jika tidak ada, akan kami perintahkan putar balik ke daerah asal," ujarnya.

Dia berharap masyarakat memahami saat ini Polda Lampung akan mengawasi sejumlah kendaraan pengangkut penumpang yang akan masuk ataupun melintas melalui Lampung. "Jika tidak ada surat izin trayek dan dokumen yang disyaratkan pada masa pandemi covid-19, kami akan tidak tegas sesuai undang-undang yang berlaku, seperti 17 travel gelap yang kami amankan beberapa hari lalu," katanya.

EDITOR

Muharram Candra Lugina

loading...

Berita Terkait

Komentar