#beritalampung#bandarlampung#iduladha

Penjualan Daging Sapi Sepi Jelang Iduladha

Penjualan Daging Sapi Sepi Jelang Iduladha
Penjual daging sapi di Pasar Cimeng, Bandar Lampung. Lampost.co/Yudi Wijaya


Bandar Lampung (Lampost.co): Pedagang daging di sejumlah pasar tradisional di wilayah Bandar Lampung mengeluh akibat menurunnya omzet penjualan.

Yudi salah satu pedagang daging di Pasar Cimeng mengeluh atas kenaikan harga daging yang terjadi saat ini. "Harga sekarang sampai Rp130 ribu per kilonya. PMK itu jadi masalah buat pedagang kayak kami ini orang. Jadi, pada takut mau beli," katanya saat diwawancarai Lampost.co, Sabtu, 2 Juli 2022.

Menurut Yudi, turunnya omzet pedagang salah satu faktornya adalah karena pembeli takut akan wabah PMK itu dan faktor lainnya karena kelesuan ekonomi. "Penurunan omzet mencapai 50% dari biasanya. Saat ini masih sepi pembeli daging sapi kalau biasanya bisa menjual 20 kilo per harinya, bahkan lebih. Sekarang bawa 10 kilo saja kadang tidak habis," katanya.

Hal yang sama diungkapkan Sutiono, pedagang daging di pasar Sukarame. Ia mengatakan pembeli daging masih sepi hingga menjelang Iduladha. "Ya mungkin faktor ekonomi karena sekarang ini kan hampir semua harga bahan pokok pada naik," katanya.

Menurutnya, saat ini pelanggan atau pembeli paling yang rutin yang membeli daging sapi adalah para pedagang bakso dan pelanggan yang akan mengadakan pesta hajatan.

EDITOR

Adi Sunaryo


loading...



Komentar


Berita Terkait