#messi#barcelona

Penjelasan Messi Soal Polemik Gaji di Barcelona

Penjelasan Messi Soal Polemik Gaji di Barcelona
Lionel Messi. AFP


Barcelona (Lampost.co) -- Lionel Messi dikabarkan meminta kenaikan gaji 30 persen ketika bernegosiasi untuk perpanjangan kontraknya bersama Barcelona. Hal itu disebut-sebut menjadi penyebab Blaugrana ogah memperpanjang kontrak mega bintang asal Argentina itu.

Messi langsung membantah isu tersebut. Ia justru mengaku telah bersedia menerima pemotongan gaji 50 persen dalam kontrak barunya.

Namun, pemotongan gaji 50 persen ternyata belum cukup menyelamatkan kondisi finansial Barcelona. Bahkan, Presiden Barcelona Joan Laporta menyebut nilai gaji Messi masih membuat beban gaji Barcelona lebih tinggi ketimbang pemasukan.

Hal itu, kata Laporta, melanggar aturan baru La Liga. Barcelona akhirnya terpaksa membatalkan kesepakatan kontrak baru dengan Messi. 

"Laporan yang menyebut saya minta kenaikan gaji 30 persen itu bohong. Saya justru menawarkan pemotongan gaji 50 persen dan kemudian klub tidak meminta apa pun kepada saya," ujar Messi.

"Seperti yang dikatakan presiden, klub punya utang besar. Mereka tidak bisa melakukan apa-apa lagi dan tidak mungkin mempertahankan saya," lanjutnya dilansir dari Goal.

Belum diketahui ke mana Messi akan berlabuh. Namun, saat ini digadang-gadang akan bergabung dengan Paris Saint-Germain.

Menurut laporan sejumlah media, PSG dan Messi sudah melakukan pertemuan untuk melakukan negosiasi. Dalam negosiasi tersebut, PSG dikabarkan sudah menawarkan kontrak dua tahun dengan opsi perpanjangan satu tahun dan gaji sebesar 40 juta euro (sekitar Rp675,3 miliar) per tahun. 

Kepastian Messi hengkang dari Barcelona menjadi kabar menyedihkan untuk klub dan juga fan. Maklum, ia sudah berkontribusi besar untuk Blaugrana selama 16 musim.

Dalam periode tersebut, Messi sukses menyumbang 672 gol dari 778 penampilannya bersama Barcelona di seluruh kompetisi. Ia juga sukses menorehkan 33 gelar untuk Barcelona. Empat gelar di antaranya diraih Messi di Liga Champions.

Messi juga sukses meraih penghargaan pemain terbaik dunia (Ballon d'Or) sebanyak enam kali selama berseragam Barcelona.

EDITOR

Effran Kurniawan

loading...




Komentar


Berita Terkait