#penipuan#investasibodong

Penipu Jual-Beli Akun Instagram dan Investasi Bodong di Bandar Lampung Dituntut 2 Tahun Bui

Penipu Jual-Beli Akun Instagram dan Investasi Bodong di Bandar Lampung Dituntut 2 Tahun Bui
Ilustrasi. Medcom.id/Mohamad Rizal


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Gilang Ramadhan (24), warga Kecamatan Kemiling, Kota Bandar Lampung dituntut dua tahun penjara pada sidang di Pengadilan Negeri (PN) Kelas IA Tanjungkarang. Gilang terbukti melanggar Pasal 378 KUHP tentang Penipuan terhadap Imelya Susilowati hingga menderita kerugian Rp110 juta.

"Dituntut pidana penjara selama dua tahun potong tahanan dengan perintah terdakwa tetap ditahan," ujar Jaksa Penuntut Umum (JPU), Eli Mustika, saat membacakan tuntutan di PN Tanjungkarang, Selasa, 22 Maret 2022. 

Jaksa menyebutkan, hal yang meringankan terdakwa adalah bersikap sopan selama persidangan, mengakui, dan menyesali perbuatannya.

"Hal yang memberatkan terdakwa karena merugikan orang lain," kata Eli. 

Baca: Sindikat Penggelapan Mobil Rental di Bandar Lampung Dibekuk

 

Terdakwa melakukan penipuan pada Juni, 2021. Ia menjual akun Instagram dengan nama SAYUR BDL (akun binis jual sayur mayur). Akun tersebut pun ditawarkan ke Imelya melalui temannya. 

Gilang menjual akun tersebut seharga Rp250 juta dengan jangka pembayaran dua tahun. Terdakwa mengeklaim pengguna bisa mendapatkan keuntungan Rp30 Juta dari pengelolaan akun tersebut.

"Korban membayar Rp110 juta untuk jangka waktu setahun dengan pembayaran secara bertahap. Terdakwa menawarkan jika membayar Rp70 juta, maka akun itu akan langsung diberikan kepada korban," sebut jaksa. 

Selain uang Rp70 juta yang akhirnya diterima terdakwa, pada 15 Juni 2021, terdakwa juga menawarkan investasi ke korban sebesar Rp48 juta. Uang itu digunakan untuk membeli daging dan dijanjikan akan dikembalikan beserta keuntungan. 

"Ternyata, uang Rp40 juta tak dibelikan daging, melainkan dipakai terdakwa untuk keperluan sehari-hari. Terdakwa pun tidak menyerahkan akun Instagram yang dijanjikan ke korban," sebut jaksa. 

EDITOR

Sobih AW Adnan

loading...




Komentar


Berita Terkait