#GasMelon#Metro

Peningkatan Peminat Gas Melon di Metro Belum Terasa

Peningkatan Peminat Gas Melon di Metro Belum Terasa
SPBU Ganjar Agung yang punya banyak stok gas kemasan 5,5 kg. Lampost.co/Bambang Pamungkas


Metro (Lampost.co)-- Setelah kenaikan harga gas elpiji 12 kg dan 5,5 kg, SPBU di Metro belum merasakan lonjakan peminat gas melon di Metro.

Data yang dihimpun Lampung Post, di Pertamina Ganjar Agung nomor 24.134.09 kenaikan harga Gas berat 12 kilogram mencapai Rp 225 ribu. Sementara untuk ukuran 5,5 kg kini menjadi Rp 107 ribu.

Untuk di SPBU Kauman nomor 24.341.83 gas kemasan 12 kg kini mencapai Rp 230 ribu dan mengalami tiga tahap dari mulai Rp 180, 210, hingga 230 ribu. Sementara untuk kemasan 5,5 kg kini mencapai Rp 125 ribu.

Untuk di SPBU Ganjar Agung, memiliki stok 25 tabung 12 kg dan 200 tabung 5,5 kg. Sementara di SPBU Kauman hanya menyediakan 35 tabung 12 kg dan 50 tabung 5,5 kg.

Baca Juga : Warga Bandar Lampung Beralih ke Elpiji 3Kg Buntut Kenaikan Harga Bright Gas

Pengawas SPBU Ganjar Pranowo, M. Yani mengatakan, hingga saat ini belum ada lonjakan peminat tabung gas melon atau 3 kg.

"Untuk gas melon masih normal. Bahkan, dalam sehari kita bisa menjual 20-30 tabung untuk masyarakat," kata dia, Kamis, 14 Juli 2022.

Dia menyebut, akibat kenaikan harga gas kemasan 12 kg dan 5,5 kg menjadi faktor menurunnya penjualan gas tersebut.

"Yang gas besar belum laku malahan," ujarnya.

Dia menambahkan, dalam sebulan di SPBU Ganjar Agung hanya menjual 20 tabung kemasan 12 kg.

"Kalau kita memang ngambil-nya dari rayon provinsi. Jadi gak bisa jual banyak-banyak juga. Begitu juga dalam penjualan gas melon," tambahnya.

EDITOR

Dian Wahyu K


loading...



Komentar


Berita Terkait